AI
Senin, 23 Februari 2026 08:01 WIB

Samsung uji Bixby baru, kini jadi device agent AI

Samsung menghadirkan beta One UI 8.5 dengan Bixby yang lebih intuitif, mampu memahami perintah natural dan konteks perangkat Galaxy.

Samsung Electronics mengumumkan program beta terbaru untuk Bixby di sistem operasi One UI 8.5. Asisten virtual ini kini dikembangkan menjadi device agent percakapan yang lebih intuitif di perangkat Galaxy.

Kenapa ini penting?

Pembaruan ini menandai pergeseran besar dari sekadar voice assistant menjadi AI yang benar-benar memahami konteks perangkat. Di tengah persaingan AI mobile yang semakin ketat, kemampuan memahami perintah natural tanpa menyebut nama menu bisa menjadi pembeda penting.

Peningkatan utama 

Bixby kini memungkinkan pengguna memberi perintah dengan kalimat biasa tanpa harus mengingat nama menu atau lokasi pengaturan.

Peningkatannya meliputi:

  • Memahami bahasa alami.
  • Mengaktifkan fitur langsung tanpa buka pengaturan manual.
  • Membaca kondisi perangkat secara otomatis.
  • Memberi saran solusi instan.

Misalnya, pengguna bisa meminta layar tetap menyala saat sedang dilihat, dan sistem langsung mengaktifkan fitur terkait. Jika layar aktif di dalam saku, Bixby dapat menyarankan Accidental Touch Protection untuk langsung diaktifkan.

Web real-time & ketersediaan 

Selain peningkatan kontrol perangkat, Bixby kini juga diperkuat dengan kemampuan pencarian web langsung dan mulai diuji secara global melalui program beta. Berikut detailnya:

  • Mendukung pencarian web real-time tanpa perlu membuka browser terpisah.
  • Hasil pencarian tampil langsung di dalam antarmuka Bixby.
  • Bisa digunakan untuk permintaan spesifik, seperti rekomendasi hotel keluarga di Seoul.
  • Versi beta tersedia di Jerman, India, Korea Selatan, Polandia, Inggris, dan Amerika Serikat.
  • Pengguna wajib login akun Samsung dan terhubung ke internet.
  • Mendukung berbagai bahasa, termasuk Inggris (AS, Inggris, India), Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Korea, Mandarin, Spanyol, dan Portugis Brasil.

Pax Insight 

Transformasi Bixby menjadi device agent percakapan memperlihatkan ambisi Samsung menjadikan AI sebagai pusat pengalaman Galaxy. Kunci keberhasilannya ada pada konsistensi dan akurasi pemahaman konteks, bukan sekadar banyaknya fitur yang ditawarkan.