Elon Musk dan perusahaannya, xAI, resmi meluncurkan Grokpedia, ensiklopedia berbasis AI yang diharapkan dapat bersaing dengan Wikipedia. Grokpedia secara otomatis membuat, memverifikasi, dan memperbaharui artikel menggunakan model kecerdasan buatan Grok, yang dirilis dalam versi 0.1.
Dilansir dari laman Gizmochina (29/10), Musk mengklaim bahwa Grokpedia, meskipun masih dalam versi awal, sudah “lebih baik dari Wikipedia”. Dia juga berjanji bahwa versi 1.0 akan jauh lebih canggih dengan peningkatan sepuluh kali lipat.
Rilis perdana ini, berisi sekitar 885.279 artikel yang dibuat menggunakan sistem komputasi besar milik xAI. Tampilannya sederhana dengan halaman utama “Grokpedia v0.1” dan satu kolom pencarian untuk menemukan topik.
Setiap artikel di Grokpedia hadir dengan ringkasan singkat yang didukung oleh sumber yang tercantum. Sebagian besar konten yang ada saat ini diadaptasi dari Wikipedia di bawah lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 dan Grokpedia juga tersedia sepenuhnya sebagai open source.
Publik pun memberi respons yang beragam, beberapa memuji ringkasan yang singkat dan antarmuka yang bersih. Sebagian lainnya, menyoroti kurangnya konteks, potensi bias AI, dan beberapa kesalahan yang kerap kali muncul.
Menurut Musk, proses penyaringan konten untuk menjadi lebih netral menyebabkan perilisan tertunda. Saat ini Grokpedia sudah dapat diakses melalui situs grokipedia.com dengan menggunakan akun X. Namun, belum tersedia aplikasi khusus untuk Android maupun iOS.
Pax Insight
Platform berbasis AI seperti Grokpedia bisa jadi menarik bagi anak muda yang suka mencari informasi cepat dan ringkas, terutama untuk tugas kuliah, konten edukasi, atau sekadar cari referensi trending. Interface yang clean dan sistem update otomatis juga sangat cocok buat generasi yang ingin informasi akurat tanpa ribet.
Namun, kepercayaan pada informasi tetap menjadi PR besar, apalagi di era banjir misinformasi yang sering kali mampir ke timeline. Transparansi sumber dan kontrol kualitas yang kuat akan jadi kunci apakah Grokpedia bisa diterima luas secara global sebagai alternatif Wikipedia.



