AI
Kamis, 23 April 2026 19:06 WIB

Meta pakai data aktivitas karyawan untuk latih model AI

Meta dilaporkan memakai data aktivitas mikro karyawan, seperti pergerakan mouse & keyboard untuk melatih asisten AI agar lebih otonom.

Meta dilaporkan telah menemukan sumber data baru yang sangat berharga untuk melatih model AI mereka, yakni karyawan mereka sendiri. 

Dari laporan terbaru, perusahaan berencana menggunakan data dari gerakan mouse dan ketukan keyboard karyawan untuk membangun kecerdasan buatan yang lebih mampu dan efisien dalam menyelesaikan tugas-tugas komputer.

Kenapa ini penting?

Di tengah menipisnya sumber data publik berkualitas tinggi, Meta akhirnya memilih untuk mulai beralih ke data perilaku yang benar-benar terjadi di dunia nyata. 

Melalui perekaman cara manusia berinteraksi dengan perangkat lunak, Meta bermaksud menciptakan agen AI yang bisa meniru navigasi manusia secara presisi, bukan sekadar memproses teks atau kode.

Meta rekam aktivitas karyawan

  • Contoh nyata: Meta mengeklaim untuk membangun asisten yang bisa membantu tugas sehari-hari, AI perlu melihat contoh nyata cara manusia mengklik tombol, menggerakkan mouse, hingga menavigasi menu dropdown.
  • Sistem perlindungan: Juru bicara Meta menyatakan telah menyiapkan protokol perlindungan untuk menjaga konten sensitif dan menjamin data tersebut tidak akan digunakan untuk tujuan lain, seperti evaluasi kinerja. 
  • Tren pengolahan data: Fenomena ini adalah bagian dari tren industri yang lebih luas. Baru-baru ini, arsip komunikasi korporat seperti Slack dari startup lama juga mulai dikumpulkan, serta dikonversi menjadi data pelatihan AI.

Pax insight

Meta akan meluncurkan alat internal khusus yang akan menangkap input ini pada aplikasi tertentu. Karenanya, menarik untuk mengetahui apakah data yang dikumpulkan ini bisa menghasilkan solusi yang benar-benar bisa digunakan.