AI
Rabu, 17 September 2025 14:11 WIB

ChatGPT: Dari diragukan hingga jadi asisten multifungsi

Studi OpenAI ungkap bagaimana ChatGPT telah jadi bagian rutin pengguna, membantu menulis, memecahkan masalah, hingga menjadi teman curhat.

Masih ingat nggak sih, pas pertama kali ChatGPT muncul, banyak yang bingung dan meragukan kegunaan praktisnya? Kini, keraguan itu terjawab. Sebuah studi terbaru dari OpenAI mengungkap kalau ChatGPT nggak cuma sekadar chatbot AI, tapi sudah jadi asisten multifungsi yang diandalkan jutaan orang di seluruh dunia buat rutinitas harian mereka.

Untuk membuat studi ini, OpenAI mengumpulkan data selama satu tahun beakangan, dengan jumlah data yang besar. Dan data yang dikumpulkan ini menunjukkan bagaimana orang-orang telah mengintegrasikan ChatGPT ke dalam aktivitas sehari-hari, menjadikannya lebih dari sekadar alat, tetapi juga pendamping praktis.

Dilansir dari laman Wccftech (17/9), ​salah satu temuan utama dari studi ini adalah bahwa tugas menulis dan mengedit tetap menjadi tugas fundamental yang paling sering dicari oleh pengguna. Alat ini tidak digunakan untuk membuat konten dari nol, melainkan lebih sering dipakai untuk membantu menyempurnakan draf dan melakukan pengeditan yang diperlukan.

Hal ini penting karena kekhawatiran tentang AI yang akan menggantikan kreativitas manusia kini jadi lebih jelas, di mana peran AI lebih sebagai alat untuk menyesuaikan nada, memperbaiki struktur, dan membuat pengguna lebih percaya diri dengan hasil kerja mereka.

​ChatGPT juga telah melampaui tugas menulis dan kini aktif digunakan untuk memecahkan masalah atau aktivitas brainstorming. Alat ini sangat populer di kalangan pendidik dan profesional yang menggunakannya untuk membantu menyiapkan pelajaran dan mengembangkan kampanye pemasaran. Pemanfaatan ini membantu pengguna mengeksplorasi arah kreatif yang mungkin tidak mereka pikirkan sebelumnya.

​Para programmer juga semakin banyak menggunakan ChatGPT untuk bantuan coding, mempelajari bahasa pemrograman baru, dan bahkan untuk debugging. Tugas-tugas ini dulunya seringkali membutuhkan waktu berjam-jam untuk mencari jawaban di forum, tapi dengan bantuan ChatGPT, kini menjadi lebih mudah diakses dan menjadi alat bantu belajar dan bekerja yang efisien.

​Temuan studi ini juga menunjukkan bagaimana alat ini digunakan untuk manajemen tugas pribadi atau meningkatkan produktivitas. Banyak orang menggunakan chatbot ini untuk membantu merencanakan perjalanan, meringkas artikel yang kompleks, atau bahkan untuk tujuan hiburan dan kreatif. Ada juga yang meminta ChatGPT untuk menulis puisi, membuat cerita, atau bahkan terlibat dalam percakapan santai.

​Namun, ada detail lain yang menarik dari studi ini, yaitu bagaimana pengguna mencari dukungan emosional dari chatbot AI ini. Banyak orang menggunakan alat ini untuk melampiaskan emosi, berefleksi, dan membicarakan masalah pribadi mereka, meskipun OpenAI telah memberikan peringatan agar tidak mengandalkan alat ini untuk terapi.

​Pada akhirnya, aspek yang paling penting dari studi OpenAI adalah seberapa mudah ChatGPT beradaptasi dan serbaguna dalam menyesuaikan diri dengan kebutuhan spesifik. Nilai sejati ChatGPT adalah memberdayakan orang untuk bekerja lebih cerdas, belajar lebih baik, dan mengeksplorasi kreativitas dengan cara-cara baru.