Qualcomm memperkenalkan komputer papan tunggal baru bernama Arduino Ventuno Q yang dirancang untuk menggabungkan teknologi AI dengan sistem robotika. Perangkat ini diperkenalkan setelah Qualcomm mengakuisisi Arduino tahun lalu.
Kenapa ini penting?
Selama ini papan pengembangan seperti Arduino lebih dikenal untuk proyek elektronik sederhana atau prototipe IoT. Kehadiran Ventuno Q menunjukkan bagaimana platform tersebut mulai berevolusi menuju komputasi AI yang jauh lebih kuat di edge device.
Spesifikasi hardware & konektivitas
Untuk mendukung berbagai aplikasi robotika dan Edge AI, Ventuno Q dibekali spesifikasi hardware yang jauh lebih tinggi dibanding papan Arduino konvensional. Selain prosesor AI yang kuat, perangkat ini juga dilengkapi berbagai opsi konektivitas modern yang mendukung integrasi sensor dan sistem visi komputer.
Berikut ini beberapa spesifikasi utamanya, antara lain:
- Prosesor Qualcomm Dragonwing IQ8
- CPU ARM Cortex 8-core
- GPU Adreno A623
- Hexagon Tensor NPU hingga 40 TOPs untuk pemrosesan AI
- 16GB RAM LPDDR5
- 64GB penyimpanan eMMC
- Slot ekspansi M.2 NVMe Gen4 untuk SSD
Dari sisi konektivitas, Ventuno Q juga dilengkapi:
- Wi-Fi 6
- Bluetooth 5.3
- Ethernet 2.5Gbps
- Dukungan kamera USB untuk aplikasi computer vision
Platform AI & potensi penggunaan
Selain hardware yang kuat, Ventuno Q juga dilengkapi platform pengembangan yang memungkinkan berbagai model AI berjalan langsung di perangkat tanpa koneksi cloud.
Melalui Arduino App Lab, pengembang dapat memanfaatkan berbagai model AI terlatih, seperti:
- Large Language Model (LLM)
- Vision Language Model (VLM)
- Automatic Speech Recognition (ASR)
- Pengenalan gestur
- Estimasi pose manusia
- Pelacakan objek
Kemampuan ini membuat Ventuno Q dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, antara lain:
- Kios pintar dan asisten layanan kesehatan
- Analisis arus lalu lintas
- Sistem visi komputer di edge
- Robot yang mampu mengamati dan memanipulasi objek
Selain untuk industri, platform ini juga ditujukan bagi pendidikan dan penelitian, terutama dalam bidang computer vision, generative AI, serta pengembangan prototipe AI berbasis edge device.
Pax Insight
Platform seperti ini memungkinkan mesin atau robot melihat, menganalisis, dan bertindak secara langsung dalam satu perangkat, berbeda dengan sebelumnya ketika banyak sistem AI bergantung pada server cloud. Selain itu, Ventuno Q mungkin lebih murah untuk pengembang, peneliti, dan startup yang ingin mencoba robotika dan AI di dunia nyata.



