Apple secara agresif mendorong penggunaan kecerdasan buatan dalam alur kerja internalnya dengan memberikan anggaran token Claude AI skala besar bagi karyawan. Di ranah konsumen, perusahaan ini bersiap meluncurkan perombakan masif pada asisten pintar Siri yang kini akan didukung oleh infrastruktur komputasi awan milik Google.
Menghukum mereka yang kurang manfaatkan AI
Kebijakan internal Apple yang menegur tim dengan tingkat penggunaan AI rendah menunjukkan betapa seriusnya mereka mendongkrak produktivitas karyawan. Pada saat yang sama, evolusi Siri pada pembaruan sistem operasi mendatang menjanjikan pengalaman kecerdasan buatan terpusat yang akan mengubah total cara pengguna berinteraksi dengan ekosistem perangkat keras Apple.
Apa saja detailnya?
- Target Ekstrem AI Internal: Sejumlah tim Apple menerima anggaran harian hingga sekitar Rp4.700.000 atau setara 300 dolar AS khusus untuk penggunaan token Claude AI. Tim yang gagal memaksimalkan kuota pemakaian ini berisiko menghadapi penolakan saat mengajukan permintaan perekrutan anggota baru.
- Pondasi Baru Siri: Asisten pintar Siri akan ditenagai oleh model Gemini tingkat lanjut yang dikenal sebagai Apple Foundation Models versi 11. Model ini akan berjalan di atas infrastruktur Google dengan tetap mempertahankan standar perlindungan privasi ketat khas Apple.
- Kemampuan Super: Siri versi baru dirancang mampu menganalisis konten yang sedang terbuka di layar, mengambil tindakan langsung di dalam berbagai aplikasi, hingga memproses beberapa perintah kompleks sekaligus dalam satu waktu.
- Aplikasi Khusus iOS 27: Apple akan merilis aplikasi eksklusif Siri pada iOS 27 sebagai wadah penyimpan seluruh riwayat percakapan. Tersedia juga fitur ekstensi di App Store agar pengguna bisa menyambungkan Siri dengan agen kecerdasan buatan pihak ketiga seperti ChatGPT maupun Claude.
- Perombakan Antarmuka: Tampilan antarmuka Siri sedang diuji coba untuk diintegrasikan secara langsung ke dalam Dynamic Island. Selain itu fitur pencarian lawas Spotlight akan digantikan sepenuhnya oleh Siri demi menyatukan pengalaman pencarian pintar di dalam perangkat.
Pax insight
Dari keharusan pemakaian kecerdasan buatan bagi para karyawannya hingga perombakan drastis kapabilitas antarmuka Siri, Apple terlihat sedang memacu langkah percepatan yang luar biasa. Transformasi ini menjadi bukti nyata ambisi kuat mereka untuk merajai era kecerdasan buatan generatif sekaligus mendefinisikan ulang standar asisten virtual di masa depan.



