Apple menunjukkan keseriusannya dalam persaingan kecerdasan buatan dengan memperkenalkan model AI yang impresif. Model ini mampu menciptakan adegan 3D fotorealistis hanya dari satu gambar 2D biasa, dengan waktu pemrosesan yang sangat singkat.
Inovasi ini diperkenalkan melalui studi berjudul “Sharp Monocular View Synthesis in Less Than a Second.” Di dalamnya, Apple menjelaskan bagaimana tim riset mereka melatih model bernama SHARP untuk menghasilkan tampilan 3D yang akurat dari satu gambar statis, seperti dilansir dari Wccftech (18/12).
Keunggulan utama SHARP adalah kecepatannya yang luar biasa, yang memungkinkan pemrosesan gambar dalam waktu di bawah satu detik menggunakan GPU standar. Kecepatan ini dicapai melalui pendekatan single feedforward pass, yang menghasilkan proses yang jauh lebih efisien daripada model AI sebanding.
Secara teknis, SHARP menggunakan informasi visual dari gambar asli untuk memprediksi tampilan adegan dari sudut pandang lain. Agar hasil rekonstruksi 3D-nya terlihat sangat realistis, model ini secara cerdas memperkirakan kedalaman, warna, dan struktur ruang.
Dalam pengembangannya, SHARP menggunakan teknik canggih 3D Gaussian Splatting. Teknik ini menampilkan adegan sebagai jutaan titik kecil berwarna, yang biasanya membutuhkan banyak foto dari berbagai sudut, tetapi SHARP dapat melakukannya dengan satu foto.
Apple tidak hanya memamerkan teknologi ini di atas kertas, tetapi juga membagikannya kepada publik. Model AI SHARP kini sudah tersedia di repositori GitHub resmi milik Apple agar bisa dicoba dan dikembangkan lebih lanjut oleh para peneliti di seluruh dunia.
Apple's SHARP model generates photorealistic 3D Gaussian reps from a single img in secs.
— QuestGlitch (@AIRevSpot) December 17, 2025
GitHub: https://t.co/wU6yTWRdCl
Paper: https://t.co/xUtr40pEJ9
SHARP enables photorealistic NVS from one photo by regressing 3D Gaussian params via single NN fwd pass (<1s on std GPU).… pic.twitter.com/Wo6EyZIPvL
Pax Insight
Teknologi SHARP dari Apple ini adalah game changer buat dunia kreatif dan media sosial. Bayangkan saja, nantinya kita bisa mengubah foto traveling atau produk jualan menjadi konten 3D interaktif hanya dalam hitungan detik lewat iPhone.



