Sains
Jumat, 10 Oktober 2025 14:04 WIB

Telkomsel uji coba registrasi pelanggan pakai biometrik

Telkomsel dan Komdigi uji coba registrasi SIM biometrik dengan face recognition ISO 30107. Langkah ini tanggapi risiko deepfake dan penyalahgunaan identitas digital.

Di era serba digital ini, keamanan identitas dan data pelanggan adalah hal yang mutlak. Menjawab tantangan tersebut, Telkomsel bersama Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) kembali melaksanakan uji coba registrasi pelanggan jasa telekomunikasi menggunakan data kependudukan biometrik. Inisiatif yang dilakukan di GraPARI Graha Merah Putih, Jakarta, ini bertujuan mendukung penguatan keamanan identitas digital dan perlindungan data pelanggan.

Teknologi Face Recognition Anti-Deepfake

Dalam uji coba kali ini, Telkomsel menghadirkan teknologi pengenalan wajah (face recognition) yang telah ditingkatkan keamanannya. Peningkatan ini mencakup penerapan liveness detection sesuai standar ISO 30107 (aktif dan pasif). Teknologi ini berfungsi untuk memastikan subjek yang hadir adalah individu yang benar-benar hidup, bukan foto, video, atau manipulasi digital (deepfake).

Pengujian ini dilakukan melalui berbagai skenario layanan pelanggan. Skenario yang diuji meliputi registrasi pelanggan baru dan penggantian kartu SIM, menggunakan aplikasi dan webpage yang dirancang untuk mendukung proses registrasi biometrik mandiri.

Respon terhadap Kejahatan Digital

Langkah ini adalah respons proaktif atas meningkatnya kasus penyalahgunaan nomor seluler untuk penipuan, hoaks, dan tindak kejahatan digital. Selain itu, inisiatif ini juga mengatasi potensi penyalahgunaan data identitas, seperti NIK dan No. KK, untuk registrasi ganda atau tidak sah.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin H. Abdullah, menyampaikan apresiasinya. Ia mengatakan bahwa tujuan registrasi biometrik ini adalah sebagai bentuk perlindungan pengguna ponsel di Indonesia. Edwin berharap registrasi biometrik akan menjadi pola baru dalam bisnis seluler. Pola ini menunjukkan bahwa operator seluler tidak hanya peduli pada keuntungan perusahaan, tetapi juga pada keselamatan, keamanan, dan kenyamanan para pelanggannya.

Komitmen Telkomsel pada Ekosistem Digital Aman

Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, mengatakan bahwa Telkomsel mendukung kebijakan pemerintah dalam penerapan registrasi berbasis biometrik untuk meningkatkan keamanan identitas digital pelanggan. Ia menambahkan, dengan implementasi yang bertahap dan terukur, kebijakan ini dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat, khususnya dalam melindungi data pelanggan dari risiko pemalsuan dan penyalahgunaan identitas.

Uji coba ini juga selaras dengan semangat Telkomsel untuk menghadirkan layanan beyond connectivity. Hal ini bertujuan memperkuat kualitas Know Your Customer (KYC) dan mendukung visi pemerintah dalam membangun ekosistem digital yang aman, inklusif, dan terpercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia. Telkomsel akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan.