Sains
Rabu, 8 April 2026 04:32 WIB

Serangan siber meningkat, Kaspersky catat pertumbuhan positif

Kaspersky mengungkap pertumbuhan positif di Indonesia seraya serangan siber yang terus meningkat.

Lanskap keamanan siber di Indonesia menghadapi lonjakan ancaman yang tajam sepanjang tahun lalu. Di tengah situasi yang menantang ini, Kaspersky justru mencatatkan pertumbuhan bisnis global sebesar 4% year-on-year menjadi sekitar USD 836 juta atau sekitar Rp14,21 triliun atau pada tahun 2025.

Kenapa ini penting?

Kompleksitas serangan yang makin tinggi seperti ancaman persisten tingkat lanjut atau APT dan serangan berbasis kecerdasan buatan memaksa perusahaan beralih dari sekadar pertahanan reaktif menjadi proaktif. Membangun Pusat Operasi Keamanan atau SOC yang terintegrasi dengan kecerdasan buatan kini menjadi investasi krusial bagi banyak organisasi di Indonesia untuk mencegah kelumpuhan operasional dan kerugian finansial.

Apa saja detailnya?

  • Data Ancaman Nasional: Tahun lalu, terdapat lebih dari 14,9 juta serangan berbasis web dan 39,7 juta ancaman pada perangkat yang terdeteksi dan diblokir di Indonesia. Sebanyak 20% perusahaan di tanah air juga menjadi korban serangan rantai pasokan.
  • Pertumbuhan Bisnis Regional: Kawasan Asia Pasifik mencatat pertumbuhan bisnis B2B sebesar 12% year-on-year dan segmen korporasi enterprise sebesar 22% year-on-year. Khusus di Indonesia, total penjualan tumbuh 3% year-on-year dengan lonjakan signifikan sebesar 48% year-on-year pada segmen konsumen individu B2C.
  • Kebutuhan Mendesak SOC: Sebanyak 58% pemimpin TI di Indonesia meyakini bahwa kehadiran SOC dapat meningkatkan postur keamanan mereka secara drastis. Selanjutnya, 65% perusahaan mengakui adanya rencana untuk mengintegrasikan SOC mereka dengan kemampuan AI demi meningkatkan efektivitas deteksi ancaman.
  • Tantangan Adopsi: Implementasi SOC cerdas di Indonesia masih terganjal sejumlah masalah struktural, antara lain kurangnya data pelatihan berkualitas sebesar 47%, minimnya spesialis AI internal sebesar 37%, dan terbatasnya solusi yang sesuai di pasaran sebesar 29%.

Pax insight

Dengan penunjukan pimpinan lokal yang baru dan perluasan lini produk perlindungan tingkat lanjut, Kaspersky memosisikan dirinya sebagai mitra strategis untuk mengamankan ekspansi digital di Asia Pasifik. Layanan konsultasi dan solusi terintegrasi mereka diharapkan mampu menjembatani kesenjangan keahlian teknis perusahaan di Indonesia dalam menangkis gempuran siber modern.