Kisah
Senin, 1 Desember 2025 17:04 WIB

Penumpang hadapi gangguan gara-gara Airbus update pesawat

Masalah software yang serius memaksa Airbus mengeluarkan perintah mendesak untuk memperbarui 6.000 pesawat A320 di seluruh dunia.

Masalah software yang serius memaksa Airbus mengeluarkan perintah mendesak untuk memperbarui 6.000 pesawat A320 di seluruh dunia, sebagaimana dilansir dari Engadget. Penemuan ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah aerospace Eropa, khususnya menginggat waktu pengumuman yang bersamaan dengan periode liburan Thanksgiving, waktu perjalanan terpadat di Amerika Serikat.

Akar masalahnya berasal dari insiden JetBlue pada 30 Oktober. Pesawat A320 penerbangan dari Cancun ke Newark tiba-tiba kehilangan ketinggian, menyebabkan 10 penumpang mengalami luka-luka. Investigasi mengungkapkan bahwa radiasi surya yang intens dapat merusak data penting yang mengontrol fungsi flight control pesawat. Kerusakan ini diduga disebabkan oleh update software sebelumnya di sistem komputer onboard pesawat.

Airbus CEO Guillaume Faury meminta maaf atas gangguan ini. Beliau menegaskan bahwa tim sedang bekerja siang malam untuk membantu maskapai melakukan update dengan cepat dan aman sekaligus mempertahankan standar keselamatan tertinggi.

Sebagian besar pesawat hanya membutuhkan update software cepat yang berlangsung sekitar 2 jam. Namun sekitar 900 pesawat A320 model lama memerlukan upgrade hardware tambahan. Pesawat tidak boleh terbang sampai update selesai dilaksanakan. American Airlines, operator A320 terbesar dunia, mengatakan sekitar 209 dari 480 pesawatnya terkena. Maskapai berharap sebagian besar pekerjaan selesai hari itu atau keesokan harinya.

Delta Air Lines melaporkan kurang dari 50 pesawat A321neo-nya terdampak dan mengharapkan semua update rampung. Regulator penerbangan di berbagai negara, mulai dari AS hingga Eropa, telah mengeluarkan direktif wajib. Maskapai di seluruh dunia, dari American Airlines hingga Air India dan Avianca, bekerja keras malam hari untuk menyelesaikan instalasi dengan cepat. Beberapa seperti Avianca bahkan menutup penjualan tiket hingga 8 Desember karena dampak signifikan pada armada mereka yang lebih dari 70% terkena.

Pax Insight

Insiden Airbus ini menunjukkan bahwa dalam era modern, ancaman terhadap keselamatan penerbangan tidak hanya datang dari kerusakan fisik, tetapi juga dari tantangan cyber dan lingkungan seperti radiasi surya yang dapat mempengaruhi sistem digital. Waktu pengumuman yang bersamaan dengan liburan Thanksgiving mengungkapkan realitas industri penerbangan: tidak ada waktu yang "sempurna" untuk maintenance besar-besaran di era global travel yang intens.