Hibura
Senin, 24 November 2025 16:04 WIB

Bukan TikTok, YouTube jadi medsos yang sering dikunjungi orang dewasa AS

Laporan Pew Research Center 2025 menunjukkan YouTube mendominasi (84%) penggunaan media sosial di AS untuk demografi usia dewasa. Lalu disusul Facebook (71%) dan Instagram (50%). Facebook menjadi platform yang paling sering dibuka harian (52%), sementara penggunaan TikTok sangat didominasi oleh Gen-Z (47% dari usia 18-29 tahun).

Media sosial telah menjadi bagian yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari muda mudi hingga orang tua kini menghabiskan sebagian keseharian mereka untuk scrolling media sosial, mulai dari mencari hiburan hingga mencari barang-barang yang mereka butuhkan.

Di Amerika Serikat, TikTok dan Instagram menjadi aplikasi media sosial yang sering digunakan oleh anak muda. Tapi, bagaimana dengan mereka di demografi yang lebih tua? Ternyata, Pew Research Center memberikan gambaran mendalam tentang seberapa besar ketergantungan kita pada platform-platform ini.

Dalam laporan tahun 2025 yang meneliti penggunaan media sosial di kalangan orang dewasa AS, think tank berbasis data ini mengungkapkan detail penting seperti perubahan tahun ke tahun, kesenjangan usia, dan yang paling krusial, frekuensi penggunaan.

84 Persen Pengguna Dewasa Nangkring di YouTube

Di posisi nomor satu, YouTube memegang posisi dominan. Sebanyak 84 persen dari 5.022 orang dewasa yang disurvei menyatakan bahwa mereka menggunakan platform berbagi video milik Alphabet ini. Sementara itu, Meta meraih medali perak dan perunggu. Facebook digunakan oleh 71 persen orang dewasa, sementara 50 persen memberikan respons positif terkait penggunaan Instagram. Dominasi ini menunjukkan bahwa konsumsi video dan konektivitas sosial tradisional masih menjadi yang paling powerful.

Meskipun Meta meraih dua posisi teratas, gak semua platform media sosialnya berjalan mulus. Threads mungkin telah mencapai 400 juta pengguna aktif bulanan pada musim panas itu, tetapi hanya delapan persen dari orang dewasa yang disurvei mengatakan mereka menggunakannya.

Jauh di bawah, hanya 21 persen orang dewasa yang disurvei menggunakan X (sebelumnya Twitter), sementara Bluesky hanya digunakan oleh empat persen dan Truth Social oleh tiga persen, menempatkan mereka di bagian bawah daftar popularitas.

Selain popularitas, Pew Research Center juga meneliti frekuensi penggunaan platform favorit orang dewasa Amerika. Dalam survei terpisah terhadap 5.123 orang dewasa, laporan tersebut mengungkapkan bahwa 52 persen orang dewasa membuka Facebook setiap hari, dengan 37 persen di antaranya login beberapa kali sehari. Frekuensi penggunaan YouTube hampir sama tingginya, yaitu 48 persen orang dewasa menggunakannya setiap hari, termasuk 33 persen dari demografi tersebut menonton video beberapa kali sehari.

Age Gap TikTok Nggak Kira-Kira: Gen Z vs Milenial

Melihat frekuensi penggunaan melalui lensa kesenjangan usia menunjukkan perbedaan yang sangat mencolok. Sebanyak 47 persen orang dewasa berusia antara 18 hingga 29 tahun (Gen Z) menggunakan TikTok setidaknya sekali sehari. Perbedaan ini terasa sangat tajam jika dibandingkan dengan kelompok usia di atas, di mana hanya lima persen dari mereka yang berusia 65 tahun ke atas menggunakan aplikasi milik ByteDance tersebut setiap hari.

Dilansir dari laman Engadget (24/11), saat mengamati tren tahunan sejak 2021, YouTube dan Facebook sebagian besar mempertahankan tingkat penggunaan yang stabil, bahkan menunjukkan sedikit pertumbuhan. Meskipun Facebook mungkin terasa mulai stagnan, laporan ini menunjukkan bahwa platform ini memiliki basis pengguna yang sangat loyal dan terus tumbuh pada tingkat yang konsisten. Selain itu, Meta juga terus memperbarui platform ini, termasuk baru-baru ini merombak Facebook Marketplace.

Pax Insight

Laporan Pew Research Center 2025 menunjukkan adanya keseimbangan di pasar media sosial. YouTube mendominasi dalam hal jangkauan absolut, menunjukkan bahwa konsumsi video adalah habit yang universal. Sementara itu, Facebook, meskipun sudah lama, tetap menjadi platform sosial tradisional yang paling sering diakses setiap hari, membuktikan kekuatannya dalam menjaga koneksi dan komunikasi sehari-hari bagi mayoritas orang dewasa.