Hibura
Jumat, 3 Oktober 2025 13:49 WIB

Trend Micro perkuat keamanan proaktif RI

Perusahaan menekankan peran teknologi baru seperti Agentic SIEM, platform berbasis agentic AI yang dirancang untuk mengurangi beban operasional SecOps.

Trend Micro menunjuk Fetra Syahbana sebagai Country Manager Indonesia efektif 15 September 2025, memperkuat komitmen perusahaan menghadirkan keamanan siber yang lebih proaktif dan prediktif di pasar lokal. Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di bidang transformasi digital dan kepemimpinan teknis-komersial, Fetra membawa kombinasi kemampuan teknis dan strategi bisnis yang relevan untuk mempercepat adopsi solusi keamanan kelas enterprise di Indonesia.

Perusahaan menekankan peran teknologi baru seperti Agentic SIEM, platform berbasis agentic AI yang dirancang untuk mengurangi beban operasional SecOps dengan menyaring kebisingan notifikasi, otomatisasi tugas yang memakan waktu lama, dan terus belajar untuk memetakan serta mengoptimalkan data keamanan. Agentic SIEM mengubah fungsi SIEM tradisional dari sekadar pengumpulan log menjadi sistem yang berpikir, belajar, dan bertindak secara otomatis, sehingga tim keamanan dapat fokus pada intelijen yang dapat ditindaklanjuti.

Dilengkapi dengan Digital Twin beresolusi tinggi, Trend Micro menawarkan kemampuan simulasi dinamis infrastruktur organisasi untuk menguji skenario serangan dan strategi mitigasi di lingkungan virtual. Kombinasi Agentic SIEM dan Digital Twin memungkinkan pendekatan terpadu, menggeser operasi keamanan dari reaktif menjadi prediktif, dan memberi organisasi alat untuk mengantisipasi ancaman sebelum berdampak pada sistem nyata.

Langkah ini sejalan dengan meningkatnya investasi pemerintah dan industri Indonesia pada infrastruktur AI dan modernisasi digital. Fokus Trend Micro pada otomatisasi, simulasi, dan intelijen kontekstual dirancang untuk membantu sektor publik, jasa keuangan, dan industri lainnya meningkatkan ketahanan, efisiensi operasional, dan kepatuhan regulasi.

Fetra menegaskan bahwa tantangan keamanan akibat percepatan digitalisasi menuntut respons yang sama cepatnya dengan pelaku ancaman, dan menyatakan bahwa adopsi agentic AI dan teknologi simulasi merupakan paradigma baru untuk memperkuat postur keamanan organisasi di Indonesia. Kontak media untuk informasi lebih lanjut tersedia melalui perwakilan resmi Trend Micro.