Hibura
Jumat, 23 Januari 2026 14:01 WIB

Saham Ubisoft terjun payung, ini yang terjadi

Saham Ubisoft terpantau terjun payung, perusahaan sebut sebagai "reset total".

Ubisoft mengalami guncangan hebat di pasar saham setelah mengumumkan pembatalan Prince of Persia: Sands of Time Remake dan penundaan massal proyek lainnya sebagai bagian dari "reset total" perusahaan.

Apa yang terjadi?

Harga saham raksasa game Prancis ini jatuh 34% dalam sehari, merespons kabar restrukturisasi operasional dan pembatalan enam judul game.

Apa kata angka?

Nilai saham yang turun drastis tersebut menandai keruntuhan nilai perusahaan yang historis.

  • €500 Juta: Kapitalisasi pasar Ubisoft saat ini.
  • 95%: Persentase nilai perusahaan yang hilang dibandingkan puncaknya pada 2018 (sekitar €10 miliar).
  • €4,37: Harga saham saat ini, terendah sejak 2011.

"Ini adalah reset besar... Kami ingin memastikan bahwa semua keputusan ini memungkinkan 'Creative Houses' kami berhasil," ujar CFO Frederick Duguet, seperti dilansir dari laman Wccftech (23/1). "Kami harus berada di posisi dua teratas di setiap segmen yang kami masuki."

Mengapa ini penting?

Ini bukan sekadar koreksi pasar, melainkan krisis eksistensial. Para pemegang saham telah lama mendesak pencopotan keluarga pendiri (Guillemot) dari kursi kepemimpinan.

Di sisi lain, posisi Yves Guillemot (CEO) dan keluarganya kemungkinan besar sudah tamat jika bukan karena dukungan Tencent. Raksasa teknologi Tiongkok ini terus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis, melindungi keluarga pendiri dari kudeta pemegang saham.

Siapa yang terkena dampak?

Dampak dari "reset" ini sangat brutal bagi portofolio game mereka:

  • Dibatalkan: Prince of Persia: Sands of Time Remake dan 5 judul lainnya.
  • Ditunda: 7 judul yang belum diumumkan, dilaporkan termasuk remake yang sangat dinanti, Assassin's Creed IV: Black Flag.

Pax insight

Ubisoft kini bertaruh pada eksekusi. Perusahaan mengonfirmasi masih memiliki empat IP baru dalam pengembangan. Fokus ke depan adalah kualitas mutlak, karena pasar dinilai sudah "sangat selektif" dan tidak memberi ruang untuk kesalahan lagi.