NVIDIA mengambil langkah besar dalam memperkuat manufaktur chip domestik dengan mengungkapkan wafer Blackwell pertama yang dibuat di Amerika Serikat, dilansir dari Engadget. Perusahaan perangkat keras ini merakit wafer, yang merupakan bahan dasar untuk chip kecerdasan buatan (AI) NVIDIA, di fasilitas manufaktur semikonduktor TSMC di Phoenix, Arizona.
NVIDIA mengungkapkan platform Blackwell tahun lalu dengan tujuan merevolusi industri AI melalui raksasa teknologi seperti Amazon, Google, OpenAI, dan lainnya yang telah berkomitmen mengadopsi arsitektur generasi berikutnya. NVIDIA menyatakan platform terbaru ini lebih bertenaga dan menghasilkan pengurangan biaya serta konsumsi energi hingga 25 kali lipat dibandingkan pendahulunya.
Kini setelah wafer Blackwell dapat diproduksi di pabrik TSMC, NVIDIA dapat lebih melindungi diri dari situasi tarif yang terus berkembang dan ketegangan geopolitik. Jensen Huang, pendiri dan direktur utama NVIDIA, menyatakan dalam acara perayaan bahwa ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Amerika baru-baru ini bahwa chip tunggal terpenting sedang diproduksi di Amerika Serikat oleh pabrik paling canggih, yaitu TSMC.
Dengan arsitektur Blackwell NVIDIA yang siap untuk tahap produksi volume, perusahaan masih bekerja untuk memperluas jejak manufakturnya di seluruh Amerika Serikat. Awal tahun ini, NVIDIA mengumumkan rencana untuk mengalirkan setengah triliun dolar atau sekitar Rp7.750 ribu triliun (USD500 miliar) untuk membangun infrastruktur kecerdasan buatan di Amerika Serikat melalui kemitraan dengan TSMC, Foxconn, dan perusahaan lainnya.
Langkah strategis ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada produksi luar negeri, tetapi juga memperkuat posisi Amerika Serikat dalam persaingan global teknologi kecerdasan buatan. Produksi lokal wafer Blackwell di Arizona menandai tonggak penting dalam upaya NVIDIA memastikan rantai pasokan yang lebih stabil dan aman untuk produk-produk canggih mereka.



