Nintendo dilaporkan bakal mengubah desain Switch 2 dan aksesorisnya untuk pasar Eropa. Hal ini dilakukan untuk mematuhi regulasi baru Uni Eropa yang mewajibkan baterai perangkat elektronik bisa diganti secara mandiri oleh pengguna.
Menjelang berlakunya regulasi tersebut pada Februari 2027, Nintendo pun disebut akan bersiap merilis versi terbaru Switch 2 dan sejumlah aksesorisnya mulai musim gugur tahun ini secara bertahap di pasar Eropa.
Apa yang terjadi?
Selama bertahun-tahun, perangkat elektronik konsumen dirancang dengan baterai yang sangat sulit atau bahkan tidak mungkin diganti oleh penggunanya sendiri.
Dalam hal ini, Uni Eropa mencoba menerapkan aturan berbeda agar pengguna bisa menggantinya secara mandiri. Hal itu pun dituangkan dalam regulasi dan berlaku untuk semua perangkat elektronik, termasuk besutan Nintendo.
Kondisi ini yang akhirnya membuat perusahaan seperti Nintendo perlu mengubah desain perangkat mereka agar bisa mematuhi regulasi tersebut, sehingga mereka tetap bisa menjual produknya di wilayah tersebut.
Regulasi Uni Eropa
Perubahan ini didasarkan pada dua aturan Uni Eropa terbaru yakni:
- EU Right to Repair Directive: Kewajiban desain yang mendukung perbaikan dan mulai berlaku 31 Juli 2026.
- EU Batteries Regulation: Regulasi yang memungkinkan baterai harus bisa diganti pengguna dan mulai berlaku Februari 2027.
Secara garis besar, kedua aturan ini mewajibkan produsen mendesain perangkat dengan baterai yang bisa ditukar sendiri oleh pengguna tanpa alat khusus atau harus ke service center.
Nasib Nintendo Switch
Yang perlu diketahui, perubahan ini hanya berlaku untuk Switch 2. Switch generasi pertama, Switch Lite, dan Switch OLED tidak akan mendapat versi baterai yang bisa diganti.
Nintendo tidak akan mendesain ulang tiga model ini, bahkan perusahaan memilih untuk menghentikan sepenuhnya penjualan perangkat tersebut di Eropa mulai pertengahan Februari 2027.
Apa saja yang berubah?
Mengingat ada perubahan desain, Nintendo juga mengungkap kalau ada beberapa penyesuaian dari Switch 2 terbaru yang akan hadir di Eropa:
- Kapasitas baterai: Berkurang 48mAh atau sekitar 1 persen.
- Bobot konsol saja: Bertambah 10 gram
- Bobot dengan Joy-Con: Bertambah 14 gram
- Dampak performa: Minimal
Sementara dampaknya untuk aksesori Nintendo Switch 2 di antaranya:
- Switch 2 Pro Controller: Baterai berkurang 16 persen jadi 897mAh, tapi bobotnya jadi lebih ringan 7 gram.
- GameCube Controller for Switch 2: Baterai bertambah sekitar 5 persen.
- Nintendo 64 Controller for Switch: Baterai tidak berubah sama sekali, tapi bobot bertambah sekitar 1 gram.
Kendati demiikian, Nintendo belum mengumumkan revisi serupa untuk pasar di luar Eropa. Namun, belajar dari pengalaman sebelumnya, regulasi Uni Eropa kadang hanya memicu perubahan untuk pasar di wilayah tersebut, tapi tidak untuk wilayah lain.
Pax insight
Kasus Nintendo Switch 2 ini jadi salah satu contoh paling nyata tentang regulasi Uni Eropa memiliki dampak global terhadap desain produk konsumen.
Yang perlu dicermati dalam jangka panjang apakah perubahan ini juga akan menyebar ke pasar lain. Sebab, bukan tidak mungkin, perusahaan akan menerapkan perubahan ini seluruh pasar agar mempermudah proses produksi.



