Hibura
Selasa, 24 Februari 2026 10:04 WIB

Canva sulap gorden warteg jadi kanvas kreatif sambut Ramadan

Untuk pertama kalinya di Indonesia, Canva meluncurkan kampanye Ramadan bertajuk #DigordeninCanva.

Untuk pertama kalinya di Indonesia, Canva meluncurkan kampanye Ramadan bertajuk #DigordeninCanva. Gerakan ini menyulap tirai penutup warung makan, yang biasanya dipasang untuk menghormati orang berpuasa, menjadi media iklan kreatif dengan sentuhan humor lokal.

Kenapa ini penting: Tujuan utama kampanye ini adalah mendemokratisasi desain sekaligus meningkatkan visibilitas UMKM. Canva ingin menunjukkan bahwa kreativitas bukan hanya milik agensi besar, tetapi juga bisa hidup di jalanan dan keseharian warung-warung lokal.

Cara kerja:

  • Fase 1: Canva mengganti tirai di lebih dari 20 warung makan, mulai dari Kemang hingga Tanah Abang, dengan desain unik hasil kreasinya.
  • Fase 2: Menggandeng kreator TikTok Kak Jill (pengusaha gorden viral) sebagai wajah kampanye. Ia menggelar sesi live dan mengundang pemilik UMKM Jakarta untuk berbagi kisah perjuangan mereka.
  • Lokalisasi: Canva meluncurkan lebih dari 33.000 template khusus Ramadan dan berkolaborasi dengan komikus Tahilalats untuk menghadirkan template edisi terbatas.

Video kampanye: Dalam video resmi, Kak Jill turun langsung memberi kejutan kepada pemilik warteg yang gordennya sudah rusak atau bahkan belum punya penutup. Alih-alih melakukan razia, ia membagikan gorden baru desain Canva secara gratis. Tirai ini bukan hanya berfungsi menutup warung, tetapi juga menjadi media promosi yang mendatangkan keuntungan bagi pemiliknya.

Data penting:

  • #3: Indonesia menempati posisi pasar terbesar Canva secara global, sekaligus terbesar di Asia.
  • 1 miliar+: Jumlah desain yang dibuat pengguna Indonesia sepanjang tahun 2025.
  • 360+ kreator aktif & 180 Duta Canva tersebar di 34 provinsi.

Pax insight

Canva kini berevolusi dari sekadar platform desain menjadi penggerak utama ekosistem digital dan UMKM di Indonesia. Ambisi ini semakin diperkuat dengan kemitraan strategis bersama Kementerian Komunikasi dan Digital, menjadikan Ramadan 2026 sebagai momentum penting untuk menunjukkan bahwa kreativitas bisa hadir di mana saja, bahkan di gorden warteg.