Pernahkah Anda mengecek ada berapa banyak langganan aplikasi di smartphone? Misalnya, langganan aplikasi streaming film, musik, penyimpanan cloud, atau aplikasi produktivitas seperti ChatGPT?
Bahkan kadang, ada pengguna yang berlangganan dua atau lebih aplikasi streaming sejenis. Misalnya langganan aplikasi streaming film Netflix, Prime Video, dan Apple TV sekaligus.
Jika Anda termasuk pengguna yang tidak segan merogoh kocek untuk berlangganan layanan digital, coba hitung, berapa banyak layanan yang benar-benar dipakai?
Mari pikirkan sejenak, di era serba berlangganan seperti saat ini, biaya kecil yang keluar tiap bulan memang tidak terasa. Namun kalau diakumulasikan, pengeluaran untuk berlangganan layanan digital bisa menguras dompet, loh!
Mengapa ini penting?
- Di tengah menjamurnya langganan digital, banyak pengguna tanpa sadar berlangganan aplikasi digital dengan metode autodebet, langsung bayar dari kartu kredit.
- Pengguna-pengguna seperti ini tidak sadar kalau sedikit banyak uangnya terpotong tanpa benar-benar menikmati layanan
- Memeriksa dan menghentikan langganan atas layanan yang tak terpakai bisa menghemat biaya langganan digital Anda.
Tips mengelola langganan digital
1. Lakukan ‘audit’ dan buat satu email khusus langganan
Hal pertama yang kerap terlewat langganan layanan digital adalah, mereka tidak tahu pasti berapa total biaya keluar tiap bulan untuk langganan. Hal ini karena biaya langganan satu layanan kadang memang cukup terjangkau.
Aksi: kumpulkan semua tagihan dengan mendaftarkan seluruh layanan digital ke satu alamat email khusus. Hal ini dapat dilakukan untuk memantau invoice tiap bulan: mulai dari langganan YouTube Premium, Spotify, Netflix, iCloud, ChatGPT, dan lainnya.
Dengan memusatkan semua invoice ke satu email, pengguna bisa mengetikkan keyword “subscription” atau “receipt” untuk menghitung total pengeluaran digital bulanan dengan mudah.
2. Lebih hemat dengan paket keluarga
Anda pasti tahu, hampir semua layanan digital menawarkan opsi berbagi paket yang lebih murah ketimbang paket individu, salah satunya melalui paket keluarga atau family plan.
Aksi: jika Anda tinggal bersama keluarga atau pasangan, pilih paket keluarga. Misalnya, paket keluarga untuk layanan streaming Spotify atau Netflix bisa dimanfaatkan oleh 5 orang. Adapun layanan produktivitas seperti Microsoft 365 yang juga mencakup OneDrive menawarkan paket keluarga hingga 5 orang.
3. Evaluasi kapasitas penyimpanan cloud
Salah satu layanan yang ditawarkan perusahaan adalah penyimpanan cloud berbasis kapasitas penyimpanan. Hal ini tidak lepas dari makin besarnya ukuran file dari aktivitas digital pengguna, misalnya menyimpan banyak foto atau video.
Karena banyaknya data dan file yang tersimpan, biasanya pengguna memilih naik kelas atau upgrade ke penyimpanan lebih besar.
Aksi: Alih-alih selalu upgrade paket penyimpanan yang lebih besar, misalnya iCloud 200GB ke 1TB, lakukan digital decluttering. Hal ini bisa dilakukan mulai dengan hapus file yang terduplikasi, bersihkan folder screenshot, hingga hapus file WhatsApp yang sudah dibackup.
Dengan ruang yang lebih bersih, pengguna bisa tetap berlangganan paket sesuai keperluan tanpa perlu membayar kapasitas ekstra yang sebenarnya isinya sudah tidak penting.
4. Berlangganan sesuai season yang ditonton
Pernahkah kamu berlangganan platform streaming hanya untuk menonton satu serial yang sedang tren dan membiarkannya menganggur berbulan-bulan setelah serial itu tamat?
Aksi: Jangan biarkan fitur auto-renewal atau perpanjang otomatis aktif di semua aplikasi. Caranya, masuk ke Pengaturan di akun digital kamu. Lalu, matikan opsi perpanjangan otomatis setelah Anda membayar langganan bulan tersebut.
Jika bulan depan ada tontonan atau serial baru yang ingin Anda nikmati, bisa diaktifkan kembali secara manual sesuai kebutuhan.
Strategi ini dinilai bisa mencegah pengguna membayar biaya langganan untuk aplikasi yang sebenarnya tak pernah dipakai sama sekali dalam sebulan.
5. Kalau mau lebih hemat, bisa downgrade kualitas
Banyak orang berpikir mereka hanya punya dua opsi: lanjut langganan paket digital paling mahal atau berhenti. Padahal kalau mau hemat, ada jalan tengah yang bisa diambil.
Caranya: Cek kembali kebutuhan Anda, jika lebih sering nonton Netflix atau YouTube lewat smartphone atau tablet, sebenarnya Anda tidak butuh paket Premium dengan resolusi 4K atau Ultra HD. Coba turunkan ke paket khusus Mobile atau kualitas standar.
Mengurangi layanan yang jarang dinikmati secara maksimal bisa mengurangi pengeluaran bulanan dengan signifikan, tanpa kehilangan akses ke layanan.
Pax Insight
Mengelola layanan digital tak berarti Anda pelit, ini bisa jadi untuk memastikan setiap rupiah yang terpotong otomatis dari rekening atau kartu kredit benar-benar digunakan. Yuk, mulai luangkan waktu untuk mengatur ulang subscription Anda!



