Xreal resmi memperkenalkan kacamata terbarunya, Aura. Ini merupakan kacamata spatial computing yang menjalankan Android XR, sehingga bisa memberikan dukungan untuk berbagai aplikasi.
Berbekal Android XR pula, selain membuka akses ke ekosistem aplikasi yang luas, perangkat ini sudah dilengkapi dengan Gemini sejak awal.
Aura dipersenjatai dengan chipset Snadpragon Reality Elite yang baru diumumkan Qualcomm. Meski belum diungkap harga pastinya, perangkat ini dijanjikan akan dibanderol dengan harga di bawah USD 1.500 (Rp 24,5 juta).
Apa yang menarik?
Aura menggunakan layar Optical See-Through (OST) yang mencakup field of view 70 derajat. Display virtual ini diciptakan oleh dua layar Sony Micro-OLED dengan spesifikasi:
- Resolusi: 1.920 x 1.200px
- Refresh Rate: 120Hz
- Field of View: 70 derajat
- Transparansi: Ya (dengan electrochromic dimming)
Dengan layar yang bersifat transparan, pengguna bisa melihat lingkungan dengan jelas, dan orang di sekitar bisa melihat mata pengguna. Namun, ada electrochromic dimming untuk saat pengguna ingin berkonsentrasi pada konten di layar.
Selain itu, Aura juga mendukung hingga lima jendela aplikasi yang mengambang secara bersamaan. Cocok bagi mereka yang membutuhkan akses multitasking.
Desain terpisah
Aura menggunakan desain split yang membuat komponen pemrosesan dipindahkan ke compute puck terpisah. Dengan memindahkan komponen berat ke puck, beban di kepala pengguna berkurang, menjadikannya lebih nyaman untuk pemakaian jangka panjang.
Adapun dalam compute puck itu dibenamkan chipset Snapdragon Reality Elite untuk menjalankan Android XR dan aplikasi, serta baterai 4.455 mAh.
Sementara di dalam kacamata, ada co-processor spasial Xreal X1s. Prosesor ini berfungsi menangani tugas yang membutuhkan pemrosesan low latency, sensor, dan display.
Fitur tracking dan input
Kacamata ini memiliki 6 Degrees of Freedom (6 DoF) tracking yang memungkinkan pelacakan posisi dan orientasi penuh untuk pengalaman spatial yang akurat.
Selain itu, kacamata ini memiliki kamera dengan LED yang akan memperingatkan orang di sekitar ketika kamera aktif. Ini merupakan fitur transparansi untuk privasi orang lain.
Aura memiliki dua port USB-C. Satu menuju kacamata, dan satu lagi bisa digunakan untuk daya eksternal atau input video (DisplayPort in). Rencananya, kacamata ini akan tersedia musim gugur 2026.
Pax insight
Xreal Aura menghadirkan pendekatan yang berbeda dan menarik di pasar kacamata spatial computing yang semakin ramai. Keputusan untuk mengadopsi Android XR merupakan langkah strategis, karena memberik akses ke ekosistem aplikasi yang luas dan familiar.
Selain itu, pilihan untuk mengadopsi desain split memang memudahkan pengguna ketika memakainya, karena mengurangi beban di kepala. Namun di sisi lain, ini berarti pengguna harus membawa komponen tambahan hingga kabel untuk menghubungkannya.



