Gawai
Jumat, 22 Agustus 2025 07:51 WIB

vivo umumkan vivo Vision Discovery, peringatan 3 dekade penuh inovasi

vivo Vision merupakan hasil riset intensif dan pencapaian rekayasa kritis yang menggabungkan keahlian vivo di bidang pencitraan, sensor, dan tampilan.
vivo Vision

vivo merayakan tiga dekade inovasi dengan meluncurkan Vision Discovery Edition, headset mixed reality (MR) pertama dari produsen smartphone asal Tiongkok ini. Acara “vivo Vision Launch & Imaging Grand Ceremony” di Dongguan, menandai tonggak penting dalam perjalanan vivo menembus dunia teknologi imersif. Perangkat ini merupakan hasil riset intensif dan pencapaian rekayasa kritis yang menggabungkan keahlian vivo di bidang pencitraan, sensor, dan tampilan.

Produk ini dirancang untuk penggunaan sehari-hari berkat bobot ringannya yang hanya 398 gram, 26% lebih ringan dibanding rata-rata industri, dengan dimensi 83 mm × 40 mm. Empat ukuran segel ringan dan delapan pilihan bantalan busa hasil studi faktor manusia memastikan kenyamanan optimal, bahkan saat digunakan lama atau dalam aktivitas bergerak. Desain ergonomis menjadikan vivo Vision Discovery Edition cocok untuk pelajar, profesional, dan penggemar hiburan digital.

Di dalamnya, OriginOS Vision menyuguhkan antarmuka yang intuitif. Pengguna dapat beralih dari “tap-through-screen” tradisional ke gestur “move-and-pinch” yang natural. Pelacakan mata presisi tinggi 1,5°, pengenalan gestur ujung jari dalam cakupan 26°, serta rentang pantau vertikal 175° memberikan kontrol responsif. Layar Dual Micro-OLED binokular beresolusi 8K menampilkan 94% cakupan warna DCI-P3 dan akurasi DeltaE < 2, menjanjikan kualitas visual setara monitor sinema, dengan perbedaan kecerahan binokular ≤ 2 nits demi kenyamanan mata.

Ditenagai Qualcomm Snapdragon XR2+ Gen 2, performa GPU melonjak hingga 2,5× dan AI hingga 8× dibanding generasi sebelumnya. Kombinasi ini mendukung rendering real-time pada komputasi spasial, memfasilitasi skenario hiburan, gaming, dan produktivitas imersif. Fitur video 360° memungkinkan pengguna menonton siaran olahraga maupun e-sports dari berbagai sudut tanpa kehilangan momen, sementara fungsi layar teater virtual 120 kaki (35 m) menghadirkan pengalaman sinematik kapan saja.

Seiring peluncuran headset, vivo juga meningkatkan strategi pencitraannya, membangun ekosistem berbasis skenario terintegrasi. Kolaborasi global dengan ZEISS diperkuat, dan vivo menjadi merek ponsel pintar Tiongkok pertama yang bergabung dengan Coalition for Content Provenance and Authenticity (C2PA) untuk menjaga integritas konten. Rencana inovasi meliputi lampu celah portabel untuk diagnostik mata, teknologi pencitraan 3D, dan peningkatan algoritma AI Photo Enhance.

Tak ketinggalan, vivo mengumumkan pemenang vivo VISION+ Mobile PhotoAwards 2025 dari lebih 500.000 kiriman foto global. Bersamaan itu, inisiatif film pendek “Capture the Future” bersama UNESCO dan pameran nasional fotografi seluler menegaskan komitmen vivo dalam menggabungkan teknologi dan seni untuk mendorong kreativitas generasi muda.

Dengan vivo Vision Discovery Edition, vivo menegaskan ambisinya menjelajahi satu abad inovasi berkelanjutan yang memadukan teknologi canggih dengan nilai kemanusiaan, demi mewujudkan jembatan menyeluruh antara manusia dan dunia digital.