Gawai
Jumat, 27 Februari 2026 14:05 WIB

Update BIOS ASUS atasi Recovery Key BitLocker

Masalah BitLocker pada motherboard AM5 diperbaiki lewat BIOS 2102 setelah bug muncul di versi beta 2101.

ASUS mulai menggulirkan pembaruan BIOS terbaru guna mengatasi masalah BitLocker Recovery yang dilaporkan pengguna motherboard AM5. Update ini hadir setelah banyak keluhan muncul terkait BIOS Beta versi 2101, yang menyebabkan fitur enkripsi Windows terus meminta recovery key setiap kali sistem melakukan booting.

Kenapa ini penting?
Masalah ini krusial karena BitLocker dari Microsoft dapat langsung mengunci akses data jika sistem mendeteksi perubahan keamanan. Selain itu, dalam BIOS beta ASUS, pengguna tetap diminta recovery key meski sudah downgrade atau reset TPM. Ini menunjukkan bahwa jika kunci pemulihan tidak disimpan dengan aman, mereka benar-benar akan kehilangan akses data.

Akar masalah & perbaikan 
Sistem mengidentifikasi bahwa telah terjadi perubahan keamanan yang signifikan, yang mengarah pada kemungkinan korupsi dalam log Secure Boot. Berikut akibatnya:

  • BitLocker meminta recovery key setiap boot
  • Downgrade BIOS tidak selalu menyelesaikan masalah
  • Clear TPM, reflash BIOS lama, hingga clear CMOS penuh pun tidak efektif dalam beberapa kasus

ASUS menyatakan dalam catatan rilis bahwa BIOS 2102 juga memiliki AGESA microcode update versi 1.3.0.0a, yang sebenarnya ada di BIOS Beta 2101. Namun, perbaikan bug BitLocker adalah inti dari update terbaru ini.

Selain itu ASUS menegaskan bahwa masalah semacam itu tidak hanya terbatas pada motherboard ASUS, BitLocker dapat aktif secara otomatis jika sistem mendeteksi perubahan hardware atau pengaturan BIOS.

Dampak ke pengguna 
Motherboard berbasis platform AM5 seri 600 dan 800 menjadi yang terdampak. Banyak pengguna mencoba berbagai solusi seperti:

  • Downgrade BIOS
  • Reflash versi lama
  • Clear TPM
  • Menghapus kunci Secure Boot
  • Menonaktifkan BitLocker sebelum update

Pax Insight 
Kasus ini menunjukkan betapa sensitifnya integrasi antara firmware motherboard dan sistem keamanan Windows modern. Bagi pengguna yang mengandalkan BitLocker, sebaiknya pastikan recovery key tersimpan aman sebelum melakukan pembaruan firmware apa pun.