Gawai
Jumat, 7 November 2025 18:02 WIB

Uji coba 5G-Advance NR sukses, buka kesempatan baru dalam dunia komunikasi

Koalisi global ESA, MediaTek, Eutelsat, dll sukses uji coba 5G-Advanced NR NTN 3GPP Rel-19 via satelit LEO OneWeb, membuka jalan konektivitas global yang lebih murah dan seamless.

Sebuah tonggak sejarah baru dalam dunia telekomunikasi berhasil dicapai berkat kolaborasi epic dari koalisi teknologi global. Badan Antariksa Eropa (ESA), MediaTek Inc., Eutelsat, Airbus Defence and Space, SHARP, ITRI, dan Rohde & Schwarz (R&S) sukses menggelar uji coba perdana teknologi Non-Terrestrial Network (NTN) 5G-Advanced melalui satelit low Earth orbit (LEO) OneWeb milik Eutelsat.

Uji coba ini menggunakan konfigurasi NR NTN 3GPP Rel-19, membuka jalan bagi penerapan standar broadband satelit yang akan menciptakan interoperabilitas seamless antara jaringan satelit dan terestrial. Kesuksesan ini membuktikan bahwa standar 3GPP Release 19 untuk Non-Terrestrial Network dapat berfungsi secara praktis.

Satelit OneWeb berhasil berkomunikasi dengan chipset NR NTN MediaTek dan gNB NR-NTN milik ITRI. Beberapa fitur kunci yang diimplementasikan dan diuji adalah penggunaan Ku-band, bandwidth 50 MHz, dan yang paling krusial, fitur conditional handover (CHO) atau pindah jalur antarsatelit. Fitur CHO ini penting untuk memastikan koneksi yang tidak terputus saat perangkat berpindah cakupan dari satu satelit LEO ke satelit lainnya.

Satelit OneWeb yang digunakan dalam uji coba ini, yang diproduksi oleh Airbus, dilengkapi transponder transparan dengan koneksi Ku-band baik untuk layanan ke pengguna (service link) maupun ke stasiun besar di darat (feeder link). Selain itu, satelit ini mengadopsi konsep canggih "Earth-moving beams".

Dalam uji coba ini, terminal pengguna NTN menggunakan antena panel datar buatan SHARP. Terminal ini berhasil terkoneksi ke jaringan 5G di darat, yang menggunakan antena gateway yang terpasang di Pusat Riset dan Teknologi Antariksa Eropa (ESTEC) milik ESA di Belanda, membuktikan koneksi yang stabil antara ruang angkasa, terminal pengguna, dan jaringan di darat.

Keberhasilan uji coba ini tidak lepas dari dukungan penuh program “Space for 5G/6G & Sustainable Connectivity” milik ESA. David Phillips, Kepala Departemen Sistem ESA, menekankan bahwa langkah inovatif dalam integrasi jaringan terestrial dan non-terestrial ini membuktikan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan daya saing dan pertumbuhan sektor komunikasi satelit Eropa.

ESA merasa senang dapat berbagi keahlian dengan pihak industri untuk mencapai tujuan bersama dalam menyediakan konektivitas seamless bagi kepentingan Eropa dan wilayah sekitarnya.

MediaTek menyatakan bahwa koneksi yang berhasil dengan satelit LEO Eutelsat ini membawa mereka selangkah lebih dekat untuk menghadirkan generasi berikutnya dari konektivitas wideband satelit NR-NTN berbasis 3GPP untuk kebutuhan komersial.

Sementara itu, SHARP, melalui terminal pengguna antena panel datar buatannya, berhasil mendemonstrasikan Conditional Handover yang sukses. Kedua perusahaan ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan implementasi praktis chipset dan terminal pengguna untuk pasar yang lebih luas.

Efek keberhasilan uji coba standar 3GPP yang kini diterima oleh seluruh industri seluler ini sangatlah besar. Satelit yang kompatibel dapat dengan mudah melengkapi jaringan terestrial biasa. Hal ini membuka kemungkinan koneksi internet di mana pun dan secara menyeluruh (ubiquitous) di masa depan, dengan biaya akses yang lebih murah.

Keberhasilan ini juga berpotensi membuka pasar baru yang besar di segmen smartphone, otomotif, dan industri Internet-of-Things (IoT), di mana konektivitas global yang mulus sangat diperlukan. ITRI di sisi lain berperan vital dengan memperlihatkan teknologi canggih gNB NR-NTN sebagai bagian integral yang memungkinkan terjadinya conditional handover pada sistem Rel-19.

Eutelsat, sebagai operator satelit pertama yang menguji broadband NTN melalui satelit LEO Ku-band, bangga menjadi pelopor teknologi. Sementara Rohde & Schwarz (R&S) memberikan kontribusi krusial dengan keahlian pengujian dan pengukuran real-time mereka, menggunakan instrumen high-end untuk mereplikasi dan memvalidasi skenario conditional handover di Ku-band, memastikan optimasi kinerja perangkat NTN.