Setelah merilis jajaran flagship seri 8 tahun lalu, Qualcomm kini membawa arsitektur Generasi 5 mereka ke segmen entry-level dan kelas menengah (mid-range) melalui Snapdragon 6 Gen 5 dan Snapdragon 4 Gen 5.
Fokus utama dari kedua chip ini adalah memperpanjang daya tahan baterai, menghadirkan User Interface (UI) yang super mulus, dan mendongkrak performa bermain game.
Kenapa ini menarik?
Kehadiran dua chipset terbaru ini jadi angin segar bagi smartphone dengan budget terbatas. Sebab, mereka bisa mendapatkan peningkatan performa, terutama frame rate tinggi yang biasanya hanya hadir untuk perangkat kelas flagship.
Kehadiran fitur Snapdragon Smooth Motion UI juga menjanjikan pengalaman yang lebih mulus saat membuka atau menutup aplikasi.
Kemampuan Snapdragon 6 Gen 5
- Gaming: Dilengkapi Adaptive Performance Engine 4.0 dan Game Super Resolution untuk upscaling visual dan frame rate stabil. Performa GPU naik 21%, dan efisiensi daya membaik 8%.
- Kecepatan CPU: Memiliki empat core berkecepatan hingga 2.6GHz. Ini memberikan lompatan besar dari Gen 4 yang hanya punya satu core 2.3GHz).
- Konektivitas & AI: Mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, dan fitur kamera berbasis AI (Night Vision, 100x Zoom).
Kemampuan Snapdragon 4 Gen 5
- Lompatan GPU: Performa grafis meroket hingga 77% dibanding generasi sebelumnya. Ini adalah chip seri 4 pertama yang sanggup melibas game di 90fps.
- Konektivitas Dual 5G: Mendukung Dual SIM Dual Active 5G+5G, fitur langka di kelas entry-level.
- Kompromi RAM: Ada sedikit penurunan spesifikasi, karena chip ini hanya mendukung RAM LPDDR4X, berbeda dengan Gen 4 yang sudah mendukung LPDDR5. Namun, kemampuan merekam video kini ditingkatkan menjadi resolusi 4K.
Pax insight
Smartphone pertama yang ditenagai oleh kedua chip baru ini dipastikan akan meluncur pada paruh kedua 2026. Merek-merek populer seperti Honor, Oppo, Realme, dan Redmi pun telah mengonfirmasi sedang menyiapkan perangkat berbasis silicon anyar ini.



