Satelit Nusantara Lima atau Satelit N5 secara resmi telah mengantongi izin Jaringan Tetap Tertutup Berbasis Satelit serta Very Small Aperture Terminal atau VSAT dari Kementerian Komunikasi dan Digital. Pencapaian ini diraih setelah satelit tersebut berhasil melewati rangkaian Uji Laik Operasi yang dilaksanakan di Gateway Banjarbaru Kalimantan Selatan pada April 2026.
Keberhasilan ini menjadi langkah krusial bagi PT Pasifik Satelit Nusantara dalam menghadirkan layanan internet berkecepatan tinggi secara luas. Dengan kapasitas raksasa mencapai 160 Gbps Satelit N5 dipastikan akan menjadi pilar utama dalam memperkuat infrastruktur konektivitas nasional di masa depan.
Kenapa Satelit N5 Penting hadir?
Kehadiran Satelit N5 memiliki nilai strategis yang sangat tinggi untuk mengeliminasi kesenjangan akses internet di wilayah pelosok Nusantara terutama di daerah Terdepan Terpencil dan Tertinggal. Infrastruktur ini mendukung target pemerintah dalam mencapai rata-rata kecepatan internet sebesar 100 Mbps pada tahun 2029 mendatang.
Selain aspek pemerataan digital pengoperasian satelit ini juga mendukung penguatan layanan publik dan sektor keamanan nasional di seluruh wilayah Indonesia. Melalui teknologi tercanggih yang patuh pada regulasi nasional Satelit N5 diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi digital hingga ke titik yang sebelumnya sulit terjangkau.
Apa saja detailnya?
- Proses Pengujian: Rangkaian ULO dilakukan secara ketat dan transparan mencakup validasi keandalan transmisi keamanan jaringan serta kepatuhan terhadap regulasi spektrum frekuensi sesuai standar nasional.
- Spesifikasi Teknis: Satelit ini menggunakan platform Boeing 702MP dengan teknologi Very High Throughput Satellite yang dilengkapi 101 spot beam Ka-band untuk menjangkau seluruh Indonesia hingga Malaysia dan Filipina.
- Integrasi Ruas Bumi: Pengujian teknis memastikan seluruh infrastruktur ruas bumi termasuk tujuh stasiun bumi yang tersebar dari Aceh hingga Tarakan telah terintegrasi sempurna dengan segmen luar angkasa.
- Riwayat Peluncuran: Satelit N5 diluncurkan pada September 2025 di Florida dan berhasil menempati slot orbit 113 derajat Bujur Timur pada Januari 2026 setelah melewati fase Electric Orbit Raising.
- Masa Operasional: Dengan kapasitas terbesar di Asia saat ini Satelit N5 dirancang untuk memiliki masa operasional selama lebih dari 15 tahun guna menjaga stabilitas konektivitas nasional.
Pax insight
Lulusnya tahap ULO menandakan bahwa sistem Satelit N5 telah siap secara teknis dan legal untuk segera melayani masyarakat pelaku usaha hingga institusi pemerintah. Penunjukan Gateway Banjarbaru sebagai lokasi pengujian menegaskan peran strategis stasiun bumi tersebut dalam mendistribusikan bandwidth ke wilayah Indonesia Tengah dan Timur.
Integrasi jaringan yang presisi ini merupakan bukti komitmen PSN dalam mengakselerasi transformasi digital di Indonesia. Kini masyarakat di daerah yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses digital dapat segera menikmati layanan internet berkualitas tinggi yang setara dengan wilayah perkotaan melalui kehadiran Satelit Nusantara Lima.



