Microsoft resmi mengumumkan kehadiran Surface Laptop Ultra, bersama dengan sesi Nvidia di ajang Computex 2026. Ini merupakan laptop pertama menggunakan Nvidia RTX Spark, prosesor ARM terbaru dari Nvidia.
Prosesor itu menggabungkan kekuatan DGX Spark dengan kemampuan grafis setara GPU laptop RTX 5070. Surface Laptop Ultra diposisikan sebagai laptop tipis dan ringan yang mampu menjalankan AI on-device dengan skala penuh.
Laptop ini dijadwalkan meluncur pada musim gugur 2026. Menurut Surface Product Leader Microsoft Andrew Hill, laptop ini merupakan perangkat paling mumpuni yang pernah mereka buat.
Apa yang menarik?
Surface Laptop Ultra bukan sekadar laptop baru dengan prosesor yang lebih cepat. Sebab, kolaborasi Microsoft dan Nvidia ini menghadirkan laptop yang mampu menjalankan model AI kompleks secara lokal, tanpa bergantung pada cloud.
"Perangkat ini menyatukan performa, efisiensi, dan mendukung workflow AI lokal yang canggih dalam form factor yang portabel," kata Executive VP Windows and Surface Microsoft Pavan Dauluri.
Apa itu Nvidia RTX Spark?
RTX Spark merupakan prosesor ARM yang dirancang Nvidia khusus untuk laptop premium, menggabungkan dua komponen yang biasanya terpisah dalam satu chip terintegrasi:
- CPU: 20 Grace compute cores (ARM-based)
- GPU: 6.144 Blackwell RTX cores
- Unified Memory: Hingga 128GB
- NPU: Terintegrasi untuk Copilot+ features
Arsitektur unified memory 128GB memungkinkan CPU dan GPU berbagi akses ke pool memori yang sama, pendekatan yang mirip dengan Apple M-Series dan Qualcomm Snapdragon X.
Spesifikasi Surface Laptop Ultra
- Prosesor: Nvidia RTX Spark (ARM-based)
- Layar: 15 inci Mini LED PixelSense Ultra Touch
- Kecerahan Puncak2.000 nits (HDR)
- RAM: Hingga 128GB unified memory
- Bobot: Kurang dari 4,5 pon (~2 kg)
- Trackpad: Haptic trackpad terbesar di lini Surface
- Material: Chassis all-metal
- Warna: Platinum dan Nightfall
- OS: Windows on ARM + Copilot+
Gaming di Laptop ARM
Salah satu hambatan adopsi laptop ARM untuk gaming adalah keterbatasan dukungan anti-cheat dan performa game non-native, dan RTX Spark menjawab permasalahan tersebut:
- Native gaming dan anti-cheat di ARM: Gaming dan anti-cheat kini mendapatkan dukungan native di ARM.
- Studio gaming besar ikut bergabung: Riot Games dan Krafton dikonfirmasi membawa judul-judul mereka ke platform Windows on ARM.
- Kompatabilitas game legacy: Kombinasi peningkatan Prism dan GPU Blackwell 6.144 cores memastikan game non-native dan legacy creator tools tetap berjalan mulus.
Pax insight
Surface Laptop Ultra bisa dikatakan sebagai lompatan dalam lini laptop consumer. Sebab, laptop ini menjanjikan performa AI yang mumpuni dengan bodi yang terbilang ringan.
Untuk itu, saat ini tinggal menunggu informasi resmi mengenai harga laptop ini, mengingat lonjakan harga RAM global diprediksi masih akan terjadi hingga beberapa bulan ke depan.



