Gawai
Sabtu, 11 Oktober 2025 13:20 WIB

Intel ungkap prosesor Panther Lake dengan teknologi 2 nm

Intel menghadapi momen krusial dalam upaya bangkit sebagai produsen chip terdepan dengan mengumumkan detail prosesor laptop Core Ultra seri 3 berkode nama Panther Lake.
Ilustrasi

Intel menghadapi momen krusial dalam upaya bangkit sebagai produsen chip terdepan dengan mengumumkan detail prosesor laptop Core Ultra seri 3 berkode nama Panther Lake, dilansir dari Engadget. Chip revolusioner ini akan menggunakan proses manufaktur 2 nm 18A dan diproduksi di pabrik Arizona, Amerika Serikat.

Prosesor sistem-dalam-chip Core Ultra seri 3 akan digunakan terutama pada laptop kelas atas, perangkat gaming, dan solusi komputasi tepi. Intel mengklaim prosesor ini menggabungkan efisiensi daya setara Lunar Lake dengan performa sekelas Arrow Lake, menawarkan peningkatan kinerja pemrosesan hingga 50 persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Varian tertinggi akan dilengkapi hingga 16 inti performa dan inti efisiensi tambahan. Kepadatan chip meningkat 30 persen, sementara performa per watt naik 15 persen. GPU Arc terintegrasi juga mengalami peningkatan performa 50 persen dengan maksimal 12 inti pada versi premium.

Desain XPU yang diperbarui mendukung akselerasi kecerdasan buatan hingga 180 Platform TOPS (triliun operasi per detik). Intel menyebut arsitektur 18A sebagai "node semikonduktor paling canggih yang dikembangkan dan diproduksi di Amerika Serikat" yang siap mencapai produksi volume tinggi akhir tahun ini.

Kesuksesan teknologi baru ini sangat krusial bagi Intel yang tengah menghadapi tantangan finansial. Perusahaan melaporkan kerugian Rp 45,0 triliun (USD 2,9 miliar) pada kuartal kedua dan berencana memangkas hingga 20 persen tenaga kerja.

Namun, dukungan datang dari pemerintah Amerika Serikat yang mengambil saham 9,9 persen senilai Rp 137,9 triliun (USD 8,9 miliar), serta bantuan Rp77,5 triliun (USD5 miliar) dari NVIDIA untuk pengembangan prosesor komputer dan pusat data.