Ada kabar gembira buat para pencinta teknologi! GPU workstation segmen budget terbaru Intel, Arc Pro B50, muncul untuk pertama kalinya di tes Geekbench. Kemunculan ini memberikan gambaran awal tentang performa yang bisa diharapkan dari kartu grafis ini.
Intel Arc Pro B50 ditenagai arsitektur Xe2 dan menggunakan die BMG-G21 versi potong, yang menghasilkan 16 Xe2 core. Secara teknis, spesifikasi ini membuatnya lebih dekat dengan Arc B570 yang memiliki 18 core. Dalam tes Geekbench, Arc Pro B50 mencatat skor 78.661 poin di Vulkan dan 69.890 poin di OpenCL.
Dibandingkan Arc B570, skor ini memang terlihat lebih lemah. Rata-rata, Arc B570 bisa mencapai hampir 100.000 poin di Vulkan dan lebih dari 85.000 poin di OpenCL. Hal ini menunjukkan bahwa Arc Pro B50 memiliki performa sekitar 20-25% lebih lambat dari Arc B570. Meskipun begitu, perlu diingat bahwa skor Geekbench bisa sangat bervariasi antar tes yang berbeda.
Meski skor sintetisnya lebih rendah, Arc Pro B50 punya keunggulan lain. Sebagai GPU workstation khusus, ia menawarkan kapasitas VRAM yang lebih besar dan bandwidth memori yang lebih lebar. Dibandingkan Arc B570 yang hanya punya memori 10 GB dengan antarmuka 160-bit, Arc Pro B50 membawa memori GDDR6 16 GB dengan memory bus 256-bit. Ini membuatnya jauh lebih unggul dalam beban kerja yang intensif memori, seperti operasi AI.
Arc Pro B50 juga mendukung antarmuka PCIe 5.0 terbaru, meskipun ini tidak akan memberikan perbedaan performa yang signifikan.
Sampai saat ini, Intel belum secara resmi meluncurkan GPU ini untuk ritel, dan harga resminya belum diketahui. Namun, ada rumor Maxsun sedang menyiapkan peluncuran Arc Pro B60 Dual. GPU ini akan hadir dalam sistem pre-built dan juga sebagai produk mandiri. Sayangnya, ketersediaan GPU ini diperkirakan tidak akan banyak, terutama untuk Arc Pro B60, yang kabarnya menghadapi masalah produksi.



