Intel secara resmi meluncurkan jajaran SoC terbaru mereka, yang dirancang khusus untuk konsol game genggam yang bernama Arc G3 Extreme dan Arc G3. Langkah agresif berbasis desain arsitektur Panther Lake ini diambil untuk mendobrak dominasi panjang AMD di pasar gaming handheld global, lewat penyediaan prosesor murni spek konsol genggam bukan sekadar melabeli ulang cip laptop hemat daya.
Makin banyak pilihan
Selama beberapa tahun terakhir pasar konsol genggam modern sangat dibanjiri oleh pilihan prosesor lini Ryzen milik AMD. Melalui kehadiran seri Arc G3 yang diproduksi menggunakan node teknologi tercanggih Intel 18A perusahaan menjanjikan lompatan efisiensi termal performa grafis kelas PC serta daya tahan baterai superior lewat fitur Endurance Gaming untuk memikat para produsen perangkat keras global.
Apa saja detailnya?
- Spesifikasi Kelas Atas Arc G3 Extreme: Menjadi varian performa tertinggi yang dipersenjatai total 14 core CPU dengan pembagian 2 P-Cores 8 E-Cores dan 4 LP-E Cores. Prosesor ini memiliki kecepatan clock maksimal 4.7 GHz memori cache L3 sebesar 12 MB serta unit pemrosesan kecerdasan buatan NPU berkekuatan 46 TOPS.
- Kekuatan Grafis Kasta Tertinggi: Sektor kartu grafis internal mempercayayakan komponen terbaik 12Xe3 berlabel Arc B390 yang beroperasi pada kecepatan hingga 2.3 GHz dengan batas konsumsi daya fleksibel atau TDP antara 8W hingga 35 Watt.
- Fitur Konektivitas Premium: Mendukung kapasitas pemasangan memori RAM berkecepatan tinggi LPDDR5X-8533 hingga menyentuh kapasitas maksimal 96 GB. Konektivitas nirkabel diperkuat oleh integrasi sistem Wi-Fi 7 R2 Dual Bluetooth 6.0 serta sepasang port Thunderbolt 4 berkecepatan transfer data 40 Gbps.
- Spesifikasi Ekonomis Arc G3: Varian kedua ini mengusung konfigurasi inti CPU yang serupa namun dengan kecepatan clock yang dipangkas 100 MHz lebih rendah serta manajemen daya lebih hemat di angka 8-30W. Perbedaan utama terletak pada unit grafis internal yang diturunkan satu tingkat menggunakan model Arc B370 dengan konfigurasi 10Xe3 core berkecepatan 2200 MHz demi mengejar efisiensi baterai yang lebih tinggi dan harga jual yang lebih terjangkau.
- Ekosistem Fitur Arsitektur Xe3: Kedua cip ini mendukung penuh ekosistem visual mutakhir seperti teknologi peningkatan resolusi XeSS 3 Multi-Frame Generation dukungan penggerak Day-0 Game On serta fitur Intel Precompiled Shaders untuk mempercepat proses pemuatan awal masuk ke dalam gim lewat unduhan data awan.
- Integrasi Sistem Operasi Xbox Mode: Menghadirkan fitur kenyamanan antarmuka Xbox Mode yang menyajikan tampilan layar penuh terpadu yang dioptimalkan khusus untuk kendali kontroler stik pada perangkat berbasis Windows 11.
Pax insight
Jajaran produsen gawai global akan memamerkan sasis desain fisik perdana dari konsol genggam berbasis arsitektur Intel ini dalam ajang pameran teknologi akbar COMPUTEX 2026. Berbagai model produk konsol genggam mutakhir seperti Acer Predator Atlas 8 MSI Claw 8 EX AI+ serta OneXPlayer 3 dikonfirmasi siap meluncur ke pasaran secara resmi mulai bulan Juni tahun ini.



