Meta telah secara resmi menghentikan dukungan enkripsi end-to-end (E2EE) manual pada fitur Direct Message (DM) Instagram sejak 8 Mei 2026.
Langkah ini diikuti dengan proses penghapusan riwayat obrolan terenkripsi secara permanen. Perubahan ini sekaligus menandai strategi Meta yang kini memposisikan WhatsApp sebagai platform utama untuk komunikasi dengan privasi tingkat tinggi.
Apa yang terjadi?
Bagi pengguna yang mengandalkan fitur Secret Conversations di Instagram, datanya kini berisiko dihapus permanen jika tidak segera diekspor.
Menurut Meta, penghapus fitur enkripsi di DM Instagram dilakukan karena tingkat adopsinya sangat rendah. Perusahaan mencatat, hanya sebagian kecil dari 3 miliar pengguna yang mengaktifkan fitur ini secara manual.
Meta hapus fitur enkripsi di DM Instagram
- Pembersihan data: Pesan terenkripsi yang tidak dicadangkan atau diekspor akan dihapus secara permanen dari sistem Meta.
- Dampak untuk pengguna: Bagi mayoritas pengguna yang menggunakan DM standar (tanpa enkripsi manual), pengalaman berkirim pesan tidak akan berubah.
- Fokus efisiensi: Meta memilih menyederhanakan antarmuka Instagram dengan membuang opsi enkripsi manual yang dianggap menambah beban teknis, tanpa pemakaian yang signifikan.
Cara simpan percakapan di DM Instagram
- Cek notifikasi: Pengguna bisa membuka aplikasi Instagram dan cari notifikasi sistem mengenai langkah-langkah mengunduh riwayat pesan yang terenkripsi.
- Update aplikasi: Pastikan aplikasi sudah berada di versi terbaru, sebelum mengunduh riwayat percakapan yang terenkripsi. Ada kemungkinan versi lama tidak mendukung penarikan data, sehingga data bisa hilang sebelum diselamatkan.
- Pakai fitur Download Your Information: Melalui menu Settings > Accounts Center, minta salinan data khusus untuk kategori Messages
- Migrasi obrolan: Pindahkan percakapan sensitif ke WhatsApp untuk tetap dapat menikmati perlindungan enkripsi secara otomatis.
Pax insight
Dengan langkah ini, Meta menarik batas tegas antara percakapan di media sosial dan aplikasi chatting privat. Jadi, pengguna yang ingin tetap berkomunikasi dengan aman disarankan untuk melakukannya di WhatsApp, ketimbang di Instagram.



