Data terbaru dari departemen ekspor impor bea cukai Korea Selatan menunjukkan lonjakan harga yang sangat masif pada sektor DRAM dan NAND yang akan berdampak luas pada pasar memori dan SSD global. Permintaan yang membengkak hingga mencapai level rekor ini telah memberikan keuntungan besar bagi perusahaan semikonduktor Korea Selatan di tengah tren siklus super kecerdasan buatan atau AI.
Kenaikan harga komponen teknologi utama ini tercatat hingga mencapai 63 persen hanya dalam waktu satu bulan. Data tersebut membandingkan harga per unit dibandingkan dengan bulan sebelumnya untuk setiap segmen produk memori dan penyimpanan data yang menjadi tulang punggung infrastruktur digital saat ini.
Kenapa harga RAM dan SSD dari Korea Selatan terus meningkat?
Lonjakan harga yang sangat ekstrem ini mencerminkan betapa tingginya ketergantungan industri global terhadap komponen memori untuk melatih model AI berskala besar. Kenaikan harga tahunan yang mencapai hampir 500 persen untuk kategori DRAM menunjukkan adanya ketidakseimbangan yang serius antara permintaan pasar yang meledak dengan kapasitas produksi yang tersedia.
Meskipun produsen seperti Samsung dan SK Hynix berupaya meningkatkan kapasitas produksi pembangunan pabrik baru membutuhkan waktu setidaknya dua hingga tiga tahun untuk mencapai tahap produksi massal. Situasi ini diprediksi akan semakin memburuk pada tahun 2027 mendatang mengingat permintaan dari perusahaan AI yang terus terakselerasi tanpa henti.
Apa saja detail soal kenaikan RAM dan SSD dari Korea Selatan?
- DRAM: Mengalami kenaikan harga sebesar 20,9 persen dibandingkan bulan sebelumnya dengan lonjakan tahunan yang mengejutkan mencapai 497,4 persen akibat kebutuhan komputasi AI.
- Memori Flash atau NAND: Mencatatkan lonjakan harga bulanan tertinggi sebesar 63,1 persen dengan kenaikan tahunan sebesar 351,6 persen yang berdampak langsung pada harga solusi penyimpanan SSD.
- HBM atau MCP: Standar memori untuk kebutuhan AI ini juga mengalami kenaikan harga bulanan sebesar 18,7 persen dan pertumbuhan tahunan mencapai 165,5 persen.
- Modul DRAM: Meliputi DDR5 untuk komputer meja dan laptop yang meskipun mengalami sedikit penurunan bulanan sebesar 13,9 persen namun tetap mencatatkan kenaikan tahunan sebesar 351,2 persen.
- Kontras Pasar Konsumen: Berbeda dengan harga kontrak harga spot untuk SSD konsumen berbasis TLC justru mengalami penurunan sebesar 30 hingga 40 persen akibat melambatnya pasar PC karena konsumen menahan diri dari pembelian perangkat baru.
Pax insight
Fokus utama para produsen memori dunia saat ini sepenuhnya beralih ke produk penyimpanan dan DRAM yang berorientasi pada AI guna menangkap peluang keuntungan dari ledakan teknologi tersebut. Harga NAND diprediksi masih akan mengalami lonjakan sebesar 70 hingga 75 persen selama kuartal berjalan ini.
Kesenjangan harga antara produk kelas korporasi untuk AI dengan produk kelas konsumen menunjukkan adanya pergeseran prioritas produksi di tingkat global. Para pelaku industri dan konsumen harus bersiap menghadapi periode harga tinggi yang berkelanjutan setidaknya hingga fasilitas produksi baru mulai beroperasi dalam beberapa tahun ke depan.



