Gawai
Selasa, 30 Juni 2026 12:04 WIB

Apple siapkan MacBook Ultra dengan layar sentuh di akhir 2026

Bocoran terbaru mengungkap kalau Apple berencana menghadirkan MacBook Ultra sebagai laptop pertama perusahaan dengan layar sentuh.

Apple dilaporkan siap mendobrak tradisi dengan menggarap model laptop terbaru bernama MacBook Ultra yang mengusung panel layar sentuh berbasis OLED, bodi super tipis, serta konektivitas 5G. 

Kabarnya, laptop yang akan dipersenjatai chip M5 Pro dan M5 Ultra ini akan meluncur pada paruh kedua 2026. Produk ini disebut jadi strategi menjaring segmen pasar profesional dan kreator konten premium yang sekarang didominasi laptop hybrid Windows. 

Kenapa Apple berubah? 

Jika benar, keputusan ini menandai perubahan besar dalam diri Apple. Terlebih, pendiri Apple Steve Jobs sempat mengatakan kalau layar sentuh pada laptop secara ergonomis sangat buruk, sehingga perusahaan hingga sekarang membedakannya secara tegas. 

Kebutuhan akan perangkat layar sentuh diisi oleh iPad, sedangkan MacBook tetap hadir sebagai perangkat laptop konvesional. Namun, kondisi saat ini dimungkiri telah berubah. 

Para seniman digital, animator 3D, hingga editor video tak jarang membutuhkan laptop layar sentuh untuk kebutuhan menggambar atau masking secara presisi, hal yang kadang tidak bisa difasilitasi dengan baik oleh mouse dan trackpad

Sementara saat ini, kebutuhan tersebut hanya bisa dipenuhi oleh laptop berbasis Windows yang memang sudah menawarkan produk dengan layar sentuh. Kondisi ini yang mungkin berusaha diisi oleh Apple lewat MacBook Ultra. 

Bocoran soal MacBook Ultra

  • Rilis akhir 2026: Berdasarkan laporan jurnalis Bloomberg Mark Gurman, MacBook Ultra akan hadir dengan varian ukuran 14 inci dan 16 inci, serta diproyeksikan masuk tahap produksi massal pada akhir 2026. 
  • Peluncuran mandiri: Mengingat pembaruannya besar-besar, MacBook Ultra diprediksi tidak akan diperkenalkan bersama iPhone terbaru di September 2026, melainkan acara sendiri di penghujung tahun. 
  • Pakai panel OLED: MacBook ini disebut akan memakai layar sentuh OLED yang menjanjikan akurasi warna lebih superior, warna hitam yang pekat, serta bodi jauh lebih tipis dan ringan dari MiniLED saat ini. 
  • Implementasi Dynamic Island: Apple akan mengganti notch tradisional di MacBook dengan desain Dynamic Island khas iPhone untuk menyembunyikan kamera depan. 
  • Sistem Multi-Touch: Sistem operasi ini dirancang mampu mengenali gestur jari, yang membuat sentuhan di tombol akan memunculkan menu sensitif otomatis di sekitar ujung jari. Karenanya, layar sentuh ini diposisikan sebagai pelengkap keyboard dan trackpad

Spesifikasi MacBook Ultra

  • Chipset M5: Generasi pertama MacBook Ultra akan dipersenjatai chip M5 Pro dan M5 Ultra. Apple dilaporkan sengaja mengabaikan pengembangan M6 demi mempercepat peluncuran chip M7 yang akan disematkan pada MacBook Ultra generasi kedua di 2027.
  • Modem 5G mandiri: Perangkat ini dirumorkan menjadi laptop Apple pertama yang memiliki konektivitas seluler 5G terintegrasi menggunakan teknologi modem buatan Apple sendiri.

Pax insight

Bocoran soal rencana Apple untuk meluncurkan laptop layar sentuh menunjukkan kalau ideologi yang dipegang teguh selama bertahun-tahun bisa berubah, menyesuaikan dengan kebutuhan konsumen di masa sekarang. 

Selama bertahun-tahun, Apple tidak menghadirkan fitur touch screen di Mac agar tidak tumpang tindih dengan iPad Pro. Namun, iPadOS disebut masih belum bisa mengakomodasi software kreatif kelas berat, membuatnya sulit diandalkan kreator profesional. 

Untuk itu, MacBook Ultra bisa disebut jadi solusi Apple untuk mengambil ceruk pasar tersebut. Sekarang, tinggal menunggu Apple menerapkan rencana tersebut dalam produk yang benar-benar diandalkan penggunanya.