Pengalaman membuka aplikasi Apple Maps untuk mencari arah mungkin akan sedikit berbeda dalam waktu dekat. Soalnya, dalam sebuah bocoran terbaru dari sebuah sumber terpercaya, perusahaan tersebut akan memodifikasi aplikasi tersebut untuk mendapatkan pendapatan tambahan.
Dilansir dari laman Engadget (27/10), menurut Mark Gurman dari Bloomberg, Apple sedang merencanakan untuk memperkenalkan iklan di aplikasi Maps paling cepat pada tahun depan. Iklan ini dikabarkan tidak akan terlalu mengganggu seperti iklan YouTube yang tidak bisa dilewati. Sebaliknya, Apple ingin menawarkan visibilitas yang lebih baik pada Maps bagi restoran dan bisnis yang bersedia membayar.
Saat ini, ketika mencari restoran baru atau bisnis relevan, pengguna mungkin sudah terbiasa melihat iklan serupa di Google Maps atau Yelp yang menyoroti tempat-tempat tertentu. Namun, Gurman menyebutkan bahwa Apple berencana bersandar pada AI untuk hasil pencarian yang lebih baik dan menawarkan antarmuka yang lebih unggul daripada Google Maps.
Wacana pengenalan iklan di seluruh ekosistem iOS Apple bukanlah hal yang mengejutkan, mengingat Gurman telah melaporkan minat Apple ini sejak tahun 2022. Selain itu, Apple sudah menawarkan slot iklan di App Store, di mana pengembang dapat membayar agar aplikasi mereka muncul di posisi yang lebih terlihat saat pencarian pengguna.
Selain Maps, Apple dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk menyuntikkan iklan ke dalam aplikasi News, Books, Podcasts, dan aplikasi lainnya. Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan Apple, sekaligus memberikan peluang bagi bisnis untuk menjangkau pengguna Apple yang terbilang loyal dan memiliki daya beli tinggi. Strategi ini menunjukkan pergeseran fokus Apple untuk memaksimalkan potensi pendapatan dari layanannya (services), di luar penjualan hardware saja.
Pax Insight
Keputusan ini tentunya mengejutkan banyak orang. Meski tujuannya mungkin untuk membantu pebisnis meningkatkan awarness mereka kepada pengguna Apple Maps, namun sepertinya tujuan utamanya untuk mendapatkan lebih banyak penghasilan. Padahal perusahaan ini sudah menjadi salah satu perusahaan dengan pendapatan tinggi.
Di sepanjang 2025 misalnya, di kuartal pertama mereka melaporkan pendapatan sebesar USD124,3 miliar, sedangkan di kuartal kedua mereka berhasil meraup USD95,4 miliar. Dan di kuartal ketiga mereka berhasil mendapatkan USD 94 miliar. So, gimana menurut kalian terhadap keputusan Apple ini?



