AI
Selasa, 17 Februari 2026 12:28 WIB

Presiden Samsung Indonesia apresiasi RunSight

Jadi perwakilan Samsung Solve for Tomorrow Ambassador, RunSight milik tim Labmino UI diapresiasi presiden Samsung Indonesia.

Tim Labmino dari Universitas Indonesia kembali sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Kali ini, mereka terpilih menjadi Samsung Solve for Tomorrow Ambassador melalui alat ciptaan mereka yang berkontribusi besar bagi atlet dengan keterbatasan fisik.

Dipuji presiden Samsung Indonesia

Teknologi yang diciptakan tim Labmino UI adalah alat bantu penglihatan untuk mereka yang memiliki keterbatasan penglihatan. Mereka menggunakan AI sebagai otak utama dari alat ciptaan mereka, RunSight, untuk memberikan informasi di sekeliling atlet saat berlari agar tidak terjadi kecelakaan.

Atas inovasi ini, persiden Samsung Indonesia, Harry Lee menegaskan pandangannya terhadap kecerdasan buatan (AI) sebagai "pendamping alami" yang harus bekerja secara intuitif untuk membantu manusia. 

"AI akan berperan sebagai bagian dari lingkungan yang mendukung kehidupan sehari-hari. Perannya terasa melalui pengalaman yang lebih sederhana dan relevan bagi berbagai latar belakang pengguna. Di Indonesia, kami selaraskan teknologi AI dengan kebutuhan dan cara penggunaan yang beragam," ujar Harry.

"Kami percaya bahwa setiap terobosan AI harus memiliki tujuan agar kehidupan menjadi lebih baik, lebih kaya, dan lebih bermanfaat. Pendekatan inilah yang kami pegang dalam menghadirkan teknologi yang dapat digunakan secara luas dan berkelanjutan."

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa Samsung Solve for Tomorrow berada di titik interseksi antara teknologi, empati, dan masa depan generasi muda. "Perjalanan Tim Labmino menginspirasi kita bahwa ide yang tebersit dari pengalaman sehari-hari dan kebutuhan yang kerap terabaikan bisa berdampak nyata."

"Peran kami adalah menjaga agar ruang ini terus terbuka, sehingga generasi berikutnya dapat melangkah lebih jauh dan membentuk masa depan inovasi yang relevan, inklusif, dan berdampak. Dari Indonesia, untuk dunia," pungkas Harry.