AI
Kamis, 23 April 2026 09:04 WIB

OpenAI targetkan kapasitas server AI jadi 30 gigawatt di 2030

Dalam sebuah pengumuman terbaru, OpenAI disebutkan targetkan kapasitas server AI mereka jadi 30 gigawatt di 2030.

OpenAI menetapkan target masif untuk meningkatkan kapasitas komputasi kecerdasan buatannya hingga mencapai 30 gigawatt atau GW menjelang tahun 2030. Angka ini merupakan lonjakan drastis sebesar 16 kali lipat jika dibandingkan dengan kapasitas operasi mereka pada tahun 2025.

Ingin terus jadi pemimpin

Rencana ekspansi skala raksasa ini dipastikan akan memicu pertumbuhan pesat di industri semikonduktor global yang berujung pada pembangunan pabrik baru dan penciptaan banyak lapangan kerja. Namun fokus industri yang terlalu berat pada AI ini mulai memicu efek samping berupa kenaikan harga perangkat elektronik harian bagi konsumen umum.

Apa saja detailnya?

  • Melampaui Kompetitor: Target OpenAI ini jauh melampaui pesaing utamanya yakni Amazon dan Anthropic yang baru merencanakan kapasitas komputasi sebesar 6GW pada akhir tahun ini.
  • Integrasi Cip Khusus: Rencana ekspansi 30GW ini diyakini akan memanfaatkan paten cip AI khusus terbaru dari OpenAI yang mengintegrasikan tumpukan memori HBM dalam jumlah sangat besar.
  • Tantangan Kelangkaan: Realisasi target ini terhambat oleh pasokan memori HBM yang sangat terbatas. Kondisi ini memaksa produsen utama seperti Samsung dan SK Hynix untuk berpacu membangun pabrik baru guna memenuhi lonjakan permintaan.
  • Beban Konsumen: Tingginya alokasi sumber daya untuk memenuhi permintaan AI berdampak pada lonjakan harga produksi perangkat teknologi konsumen seperti ponsel pintar PC dan konsol permainan.

Pax insight

Untuk mewujudkan visi 30GW tanpa mengorbankan stabilitas pasar perangkat konsumen industri semikonduktor dituntut untuk melakukan transformasi radikal dalam membangun fasilitas produksi yang jauh lebih efisien dan berkelanjutan di masa depan.