Nvidia resmi memperkenalkan Alpamayo dalam ajang CES 2026, sebuah keluarga model AI open-source ambisius yang dirancang khusus untuk melatih kendaraan otonom serta robot fisik. Alpamayo tidak hanya hadir sebagai model kecerdasan buatan biasa, tetapi juga memiliki dataset terbuka dan alat simulasi canggih untuk mempercepat pengembangan teknologi mesin pintar.
Dilansir dari Techcrunch (06/01), Jensen Huang, CEO Nvidia, menyebut Alpamayo sebagai "momen ChatGPT untuk physical AI" saat peluncurannya. Ia menekankan bahwa teknologi ini akan memungkinkan mesin untuk memahami konteks, berpikir logis, dan membuat keputusan mandiri dalam situasi dunia nyata yang dinamis.
Fokus proyek ini terletak pada Alpamayo 1, sebuah model Vision Language Action (VLA) dengan 10 miliar parameter. Keunggulannya ada pada pendekatan chain-of-thought, mobil otonom dapat memecah masalah kompleks menjadi langkah logis, seperti saat harus melewati persimpangan padat dengan lampu lalu lintas yang mati.
Nvidia mengatakan bahwa Alpamayo dapat mempertimbangkan berbagai opsi sebelum memilih yang paling aman. Uniknya, sistem ini juga dapat menunjukkan dari mana input sensor berasal dan kemana kendaraan seharusnya melaju, serta menjelaskan alasan di balik setiap keputusan mengemudi yang dibuat.
Kode Alpamayo 1 tersedia secara terbuka di Hugging Face untuk mendukung kolaborasi global. Ini memungkinkan para pengembang untuk menyesuaikan model menjadi versi yang lebih ringan, membangun sistem pengemudi sederhana, atau menciptakan alat evaluasi keputusan berkendara mandiri.
Selain itu, Nvidia merilis AlpaSim untuk pengujian skenario realistis di GitHub dan Cosmos, teknologi world model generatif untuk pembuatan data sintetis. Untuk membuat pelatihan sistem robotik jauh lebih akurat, Nvidia menambahkan dataset terbuka berisi lebih dari 1.700 jam data berkendara nyata.
Pax Insight
Kehadiran Nvidia Alpamayo sebagai proyek open-source adalah perubahan peta permainan (game changer) dalam industri otomotif dan robotika. Dengan memberikan akses gratis ke model AI sekelas 10 miliar parameter, Nvidia sedang mendemokrasikan teknologi masa depan agar bisa dikembangkan sesuai dengan kebutuhan spesifik di tiap wilayah.



