Merayakan hari jadinya yang ke-20, platform komunikasi cloud global Infobip resmi meluncurkan AgentOS. Ini adalah platform AI-native yang dirancang untuk mengorkestrasi komunikasi pelanggan secara sepenuhnya otonom, mengubah pendekatan kampanye statis tradisional menjadi interaksi yang dinamis dan berorientasi pada target bisnis.
Kenapa ini penting?
Meskipun AI menjanjikan komunikasi yang sangat personal (hyper-personalized), banyak proyek AI di tingkat perusahaan gagal atau terhenti sebelum tahap produksi karena data yang terisolasi (data silos) dan hambatan internal. AgentOS hadir untuk memecahkan masalah tersebut dengan menyatukan data pemasaran, penjualan, dan layanan pelanggan ke dalam satu ekosistem yang aman, terukur, dan siap dioperasionalkan.
Apa saja detailnya?
- Ekosistem Omnichannel: Mengintegrasikan lebih dari 15 kanal komunikasi bawaan seperti WhatsApp, RCS, SMS, Email, dan Suara agar agen AI dapat beradaptasi secara real-time memilih platform dan waktu pengiriman terbaik berdasarkan konteks pelanggan.
- Pendekatan Human-in-the-loop: AI mengambil alih beban kerja repetitif dalam skala besar, sementara agen manusia tetap memegang kendali untuk menangani kasus yang lebih kompleks sekaligus melatih kinerja AI secara berkesinambungan.
- Integrasi MCP Servers: Penggunaan Model Context Protocol (MCP) memberikan agen AI "bahasa universal" untuk berinteraksi dengan sistem pihak ketiga. Ini memungkinkan AI mengeksekusi tugas nyata secara langsung, seperti memesan tiket pesawat atau memicu autentikasi dua faktor.
- Fleksibilitas Modular: Perusahaan dapat menerapkan sistem ini secara bertahap mulai dari satu fungsi spesifik (misalnya peningkatan pengalaman pelanggan) tanpa harus merombak seluruh sistem yang sudah ada, berkat antarmuka MCP dan open API.
Pax insight
AgentOS, yang telah tersedia sejak 1 April lalu, menandai evolusi besar Infobip dari sekadar platform komunikasi menjadi lapisan orkestrasi cerdas. Inovasi ini memungkinkan perusahaan mengeksekusi interaksi pelanggan skala besar secara otomatis tanpa mengorbankan kendali, keamanan, maupun kepatuhan regulasi.



