AI
Jumat, 9 Januari 2026 11:09 WIB

Gmail hadirkan fitur Proofread AI dan AI Overviews

Google hadirkan Gemini AI di Gmail! Nikmati fitur AI Overviews untuk rangkum pesan dan AI Inbox yang otomatis sortir email prioritas kamu.
Google

Google resmi menggulirkan pembaruan besar berbasis Gemini AI untuk layanan Gmail guna memberikan pengalaman baru dalam mengelola pesan elektronik. Beberapa fitur ini tersedia secara gratis, tetapi fitur lebih lanjut hanya dapat diakses melalui langganan Google AI Pro atau Ultra.

Dilansir dari laman Engadget (09/01), AI Overviews, fitur berbayar yang paling menonjol, memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan langsung di kolom pencarian menggunakan bahasa alami. Pengguna kini dapat dengan mudah menemukan informasi khusus di antara ribuan email tanpa perlu mencari satu per satu secara manual.

Selain itu, versi gratis dari AI Overviews dapat digunakan untuk menyatukan percakapan dalam thread email yang panjang. Fitur ini sangat membantu pengguna memahami poin penting dari diskusi tanpa harus membaca pesan yang rumit.

Alat bantu tulis yang sangat bermanfaat ini hanya tersedia bagi pengguna yang berlangganan layanan AI premium. Namun, fitur Proofread berguna bagi mereka yang sering menulis email formal dan dapat menawarkan saran untuk perbaikan tata bahasa dan struktur kalimat seperti layanan Grammarly.

Pembaruan ini juga memperkenalkan AI Inbox, sebuah sistem pintar yang diklaim mampu menyaring pesan paling penting dan menyoroti tugas utama secara otomatis. Kecerdasan buatan tersebut akan memprioritaskan email berdasarkan intensitas komunikasi serta hubungan yang disimpulkan dari aktivitas pengguna.

Pengguna gratis masih memiliki fitur menarik seperti Help Me Write, yang memungkinkan mereka membuat draf email dengan perintah singkat. Versi terbaru dari fitur Suggested Replies juga memungkinkan pengguna menyusun balasan otomatis yang gaya bahasanya disesuaikan dengan kebiasaan pengguna.

Pax Insight 
Fitur rangkuman email gratis akan sangat membantu para pekerja profesional yang sibuk untuk memilah informasi krusial dengan cepat, meskipun fitur pengoreksi bahasa kemungkinan besar akan lebih optimal jika dukungan bahasa Indonesia resmi dirilis.