AI
Rabu, 20 Mei 2026 08:02 WIB

Circle to Search kini bisa cek gambar yang dicari apakah buatan AI atau bukan

Melalui fitur SynthID, kini Circle to Search bisa deteksi sebuah gambar adalah buatan AI atau bukan. Bisa diterapkan di berbagai platform.

Google secara resmi memperluas ekosistem sistem deteksi kecerdasan buatan buatan mereka yang bernama SynthID. Melalui pembaruan ini, fitur-fitur populer seperti Circle to Search, Google Lens, hingga peramban Google Chrome akan memiliki kemampuan terintegrasi untuk mengidentifikasi apakah sebuah gambar dibuat atau diedit menggunakan teknologi AI.

Agar pengguna bisa membedakan gambar asli dan gambar AI

Di tengah masifnya penyebaran konten generatif yang makin meyakinkan, penyediaan alat verifikasi yang mudah diakses menjadi langkah krusial bagi ekosistem digital. Ekspansi ini membantu pengguna awam untuk memeriksa keaslian visual di depan mereka secara instan, sekaligus mendorong transparansi asal usul sebuah konten digital demi menekan penyebaran disinformasi.

Apa saja yang ditawarkan oleh SynthID?

  • Cara Kerja SynthID: Sistem ini menanamkan metadata digital yang tidak kasat mata pada konten yang dibuat atau dimodifikasi menggunakan alat kecerdasan buatan milik Google untuk kemudian dilacak kembali sumber aslinya.
  • Deteksi yang Lebih Mendalam: Pada perangkat Android Circle to Search dan Google Lens kini mampu memberikan informasi yang sangat mendetail contohnya mendeteksi bahwa sebuah foto diambil menggunakan ponsel Pixel lalu disunting lewat fitur AI di Google Photos.
  • Peluasan Kredensial Konten: Google turut memperluas dukungan standar industri content credentials yang sebelumnya eksklusif di lini kamera Pixel 10 kini hadir untuk seri Pixel 8 dan Pixel 9 serta mulai diintegrasikan ke aplikasi Gemini.
  • Kolaborasi Lintas Platform: Demi mencakup ekosistem yang lebih luas Google menggandeng raksasa teknologi lain seperti OpenAI Kakao dan ElevenLabs untuk menerapkan teknologi pelacakan SynthID pada konten buatan platform mereka termasuk gambar dari ChatGPT dan Codex.

Pax insight

Meskipun disadari bahwa tidak ada sistem tanda air digital yang sepenuhnya kebal dari manipulasi, langkah Google memperluas jangkauan alat deteksi ini ke platform harian seperti Search dan Chrome merupakan fondasi penting. Penguatan standar keamanan ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem seluler dan web yang lebih jujur adil serta tepercaya bagi para konsumen global di masa depan.