OpenAI resmi meluncurkan ChatGPT Atlas, peramban web bertenaga AI baru yang mengintegrasikan chatbot populernya langsung ke dalam pengalaman browsing. Peramban ini sudah tersedia di macOS minggu ini, dan dukungan untuk Windows, iOS, serta Android akan menyusul segera.
Kabar baiknya, Atlas dapat diunduh secara gratis dan mendukung semua tingkatan akun ChatGPT — mulai dari Free, Plus, Pro, Business, hingga Enterprise. Dengan hadirnya peramban ini, pengguna bisa langsung bertanya ke ChatGPT tanpa harus keluar dari laman yang sedang mereka akses.
Dilansir dari laman Gizmochina (24/10), ChatGPT Atlas menggantikan bilah alamat tradisional dengan antarmuka berbasis chat. Inovasi ini memungkinkan interaksi langsung dengan fitur AI di seluruh halaman web mana pun. Pengguna gak perlu lagi repot ganti-ganti tab atau menyalin teks, karena asisten AI ini memberikan bantuan secara real-time. Sidebar bawaan di peramban ini memungkinkan ChatGPT untuk meringkas artikel, menjawab pertanyaan, dan membantu menyelesaikan tugas dengan menggunakan konten langsung dari halaman yang sedang kamu buka.
Fitur Premium Agent Mode untuk Otomatisasi
OpenAI juga memperkenalkan Agent Mode, sebuah fitur premium yang tersedia untuk pelanggan Plus dan Business. Fitur ini memungkinkan ChatGPT untuk menangani tindakan multi-langkah, seperti belanja online, riset topik yang mendalam, dan mengotomatisasi alur kerja rutin. Fitur ini sangat ngebantu dengan memberikan bantuan kontekstual. Contohnya, kamu bisa menyorot teks di email, dokumen, atau undangan, dan menerima bantuan langsung dari ChatGPT di dalam tab yang sama.
Peramban ini juga dilengkapi fitur memori yang memungkinkan ChatGPT mempertahankan konteks browsing. Jadi, ia bisa melanjutkan tugas-tugas yang sempat terhenti, seperti mencari pekerjaan, membuat daftar, atau meringkas konten tanpa perlu mengulang dari awal. Untuk privasi, Atlas menawarkan kontrol yang fleksibel. Pengguna dapat menonaktifkan memori, beralih ke mode incognito, dan membatasi visibilitas di situs web tertentu.
Persaingan dengan Chrome Gemini dan Visi Masa Depan
Atlas memungkinkan impor data dari Google Chrome, termasuk bookmark, kata sandi, dan riwayat browsing. Peramban ini dapat diatur sebagai peramban default melalui menu pengaturan, dan pengguna baru akan mendapatkan batas kecepatan yang lebih tinggi selama minggu pertama. OpenAI menyatakan bahwa peramban ini adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengubah cara pengguna berinteraksi dengan web.
Peluncuran ini terjadi di tengah persaingan yang meningkat dari Chrome yang ditenagai Gemini (milik Google) dan peramban AI-first lainnya seperti Comet dari Perplexity. Menurut OpenAI, ChatGPT kini melayani lebih dari 800 juta pengguna aktif mingguan, dan perusahaan ini bertujuan memperluas angka tersebut dengan mengintegrasikan alat AI secara langsung ke dalam alur kerja digital utama.



