Dalam laporan terbaru lembaga riset Omdia, Xiaomi resmi menjadi merek nomor 1 di Indonesia untuk tiga kategori utama, yakni smartphone, tablet, dan wearable band sepanjang tahun 2025. Pencapaian ini mengukuhkan keberhasilan strategi ekosistem Xiaomi yang memadukan inovasi teknologi premium dengan aksesibilitas luas.
Strategi Human x Car x Home
Keberhasilan Xiaomi menduduki peringkat teratas di tengah pasar yang penuh tantangan menunjukkan bahwa strategi "Human x Car x Home" dan integrasi Xiaomi HyperOS sangat relevan dengan kebutuhan gaya hidup digital masyarakat Indonesia yang menginginkan konektivitas tanpa batas antarperangkat.
Apa saja yang ada di dalam laporan tersebut?
Kebangkitan Pasar Tablet
- Pertumbuhan Eksponensial: Mencatatkan kenaikan 75% secara year-on-year (yoy).
- Faktor Pendukung: Tablet Xiaomi menjadi pilihan utama bagi pelajar untuk tugas sekolah, profesional untuk produktivitas on-the-go, hingga orang tua sebagai sarana edukasi anak yang interaktif.
Penjualan wearable band tertinggi
- Pasar Indonesia: Menjadi nomor 1 dengan pangsa pasar 30%.
- Pasar Global: Kembali menjadi nomor 1 di dunia sejak 2020 dengan pangsa pasar 18% dan total pengiriman lebih dari 200 juta unit.
- Tren Kesehatan: Tingginya minat didorong oleh kesadaran gaya hidup aktif untuk memantau detak jantung, kualitas tidur, dan aktivitas olahraga secara praktis.
Resiliensi di pasar smartphone
- Pemimpin Pasar: Tetap menjadi nomor 1 di Indonesia meski terjadi perlambatan penjualan smartphone secara nasional.
- Strategi Premium: Sukses memperkokoh posisi di kelas flagship melalui kolaborasi kamera dengan Leica dan kecerdasan buatan Xiaomi HyperAI yang semakin intuitif.
Pax insight
Xiaomi tidak lagi hanya dipandang sebagai merek ponsel pintar, melainkan pemimpin ekosistem teknologi yang menyatukan estetika, fungsi, dan gaya hidup cerdas di berbagai lapisan konsumen Indonesia.



