Sensor 200MP ISOCELL milik Samsung saat ini menjadi pilihan utama banyak vendor smartphone untuk perangkat flagship mereka. Namun, Sony tampaknya siap mengguncang dominasi tersebut, dengan sebuah sensor baru yang dapat menyaingi apa yang Samsung tawarkan.
Sebuah bocoran terbaru mengungkap detail sensor LYT-910 yang akan datang dari Sony, sebuah sensor 200MP besar yang dapat menandai langkah paling ambisius perusahaan tersebut dalam pencitraan perangakt mobile. Jelas, ini adalah sinyal perang megapixel dan kualitas sensor antara dua raksasa teknologi tersebut.
Dilansir dari laman Gizmochina (27/10), menurut pembocor terpercaya @fenibook, LYT-910 akan menjadi sensor mobile 200MP pertama Sony, dan spesifikasinya terlihat sangat gahar. Sensor ini dilaporkan berukuran 1/1.11 inci, yang secara signifikan lebih besar daripada sensor 1/1.3 inci ISOCELL HP2 yang digunakan pada Samsung Galaxy S25 Ultra.
Sensor ini menggunakan piksel berukuran 0.7µm, meningkat dari 0.6µm milik HP2 Samsung. Secara teori, ukuran sensor yang lebih besar ini memberikan keunggulan penting dalam menangkap cahaya, yang krusial untuk performa di kondisi minim cahaya.
Di balik resolusi tingginya, sensor ini menggunakan teknologi Dual-Level Remosaic—QBC (Quad Bayer Cell) untuk output 50MP dan QQBC (Quad-Quad Bayer Cell) untuk output penuh 200MP. Teknologi ini seharusnya meningkatkan efisiensi pemrosesan dan kecepatan pengambilan gambar. Bocoran juga mengarah pada dukungan perekaman video 4K pada 120fps dan 8K pada 30fps, keduanya dengan dukungan HDR. Kemampuan video ini menempatkan LYT-910 di garis depan standar perekaman mobile.
Sony tampaknya tidak hanya fokus pada resolusi, tetapi juga pada rentang dinamis (dynamic range) dan efisiensi. LYT-910 dilaporkan mencapai dynamic range yang melebihi 100dB (sering disebut ultra-high dynamic range), memberikan performa HDR yang lebih kuat dalam kondisi pencahayaan yang menantang—pikirkan lanskap yang disinari matahari atau jalanan dengan cahaya neon. Sensor ini juga mendukung digital zoom 2x dan 4x lossless, yang dilakukan dengan memotong langsung dari piksel native tanpa kehilangan ketajaman gambar.
Jika bocoran ini terbukti, sensor high-resolution berukuran nyaris 1 inci ini diprediksi akan menjadi otak kamera pada ponsel flagship yang akan rilis tahun depan. Flagship dari Tiongkok, seperti model "Ultra" terbaru dari Oppo, Vivo, dan Xiaomi, diperkirakan menjadi yang pertama mengadopsi sensor ini.
Pax Insight
Persaingan di dunia kamera smartphone menang sedang memanas bekalangan ini. Namun, seperti yang pernah tim pax.id bahas, ukuran megapixel tidak selalu menentukan kualitas. Namun, dengan kehadiran sensor yang mendekati 1 inci, yang notabene sekarang digunakan di banyak kamera konfensional, kita bisa berharap banyak dari sensor Sony LYT-910 ini.



